Soal Kondisi Kapal Selam KRI Nanggala 402, KSAL: Masih Sangat Layak

Kamis, 22 April 2021 - 21:28 WIB
loading...
Soal Kondisi Kapal Selam...
Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) pukul 04.30 WITA di perairan Bali. Foto/Dokumen SINDOnews
A A A
BALI - TNI AL menyebut kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali utara merupakan salah satu alutsista yang rutin menjalani perawatan. Kapal selam itu terakhir menjalani docking atau perawatan, Januari 2020.

"Kapal ini sudah di-docking terakhir bulan Januari 2020. Docking terakhir di PT PAL. Sehingga masih sangat layak," kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali, Kamis (22/4/2021). Baca juga: Singapura Turut Kerahkan Kapal Selam untuk Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Dia menjelaskan, KRI Nanggala 402 sudah menjalani fase perawatan. Seluruh material kapal juga telah mendapat sertifikat kelayakan dari Dislaikmatal TNI AL.

KRI Nanggala 402 merupakan buatan Jerman tahun 1977 dan diterima TNI AL tahun 1981. Kapal ini memiliki riwayat menembakkan terpedo dalam misi latihan sebanyak 25 kali dan dua kali menembakkan terpedo ke kapal perang dengan sasaran eks KRI. Baca juga: Tak Menyangka, Istri Serda Mes Guntur Berharap Personel KRI Nanggala-402 Selamat Semua

Atas dasar itulah, KRI Nanggala 402 dilibatkan dalam misi latihan penembakan terpedo di perairan Bali utara. "Kondisi laut berdasarkan prediksi BMKG sangat cerah dan tenang," ujar Margono.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Infografis
Kapal Selam China makin...
Kapal Selam China makin Canggih, Mampu Menonaktifkan Starlink
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved