Reshuffle Kabinet Jilid II, PDIP: Kalau Ditambah Alhamdulillah
Kamis, 22 April 2021 - 15:19 WIB
loading...
Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan bahwa reshuffle ini merupakan sebuah keniscayaan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Isu reshuffle atau kocok ulang Kabinet Indonesia Maju jilid II masih terus bergulir, namun Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) belum juga menjawab perihal isu kocok ulang kabinet tersebut.
Terkait hal ini, Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan bahwa reshuffle ini merupakan sebuah keniscayaan. Justru aneh jika tidak ada reposisi dalam sebuah kabinet. Soal siapa yang akan menduduki jabatan tertentu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Istana Pastikan untuk Efektivitas dan Efisiensi
“Jadi apa yang salah dengan yang namanya reshuffle, ini tidak ada, perkara orangnya siapa, monggo saja Pak Jokowi menunjuk, tidak ada yang keliru kalau mau ditunjuk dari profesional boleh,” ujar Eriko dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Membaca Peta Parlemen Pasca-Reshuffle Jilid II” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021).
“Jangan kita mendikotomikan, apakah juga orang politik atau dari partai politik tidak profesional, contoh saya kasih di depan mata kita, Mas Misbakhun tamatan STAN, orang pintar, saya tidak menambah, silakan diuji langsung,” sambungnya.
Anggota Komisi XI DPR ini menuturkan soal beda partai pun tidak masalah, selama memiliki kesepakatan untuk mempertahankan NKRI. Soal siapa dan kapan reshuffle akan diumumkan, hal itu membutuhkan waktu. Dia pun mengaku heran bahwa ada yang mengatakan bahwa Presiden akan mengumumkan pada Rabu Pahing.
Terkait hal ini, Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan bahwa reshuffle ini merupakan sebuah keniscayaan. Justru aneh jika tidak ada reposisi dalam sebuah kabinet. Soal siapa yang akan menduduki jabatan tertentu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Istana Pastikan untuk Efektivitas dan Efisiensi
“Jadi apa yang salah dengan yang namanya reshuffle, ini tidak ada, perkara orangnya siapa, monggo saja Pak Jokowi menunjuk, tidak ada yang keliru kalau mau ditunjuk dari profesional boleh,” ujar Eriko dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Membaca Peta Parlemen Pasca-Reshuffle Jilid II” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021).
“Jangan kita mendikotomikan, apakah juga orang politik atau dari partai politik tidak profesional, contoh saya kasih di depan mata kita, Mas Misbakhun tamatan STAN, orang pintar, saya tidak menambah, silakan diuji langsung,” sambungnya.
Anggota Komisi XI DPR ini menuturkan soal beda partai pun tidak masalah, selama memiliki kesepakatan untuk mempertahankan NKRI. Soal siapa dan kapan reshuffle akan diumumkan, hal itu membutuhkan waktu. Dia pun mengaku heran bahwa ada yang mengatakan bahwa Presiden akan mengumumkan pada Rabu Pahing.
Lihat Juga :