Soal Reshuffle Kabinet, Istana Pastikan untuk Efektivitas dan Efisiensi
Kamis, 22 April 2021 - 12:38 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Presiden RI Fadjroel Rachman enggan mendahului Presiden Joko Widodo terkait dengan rencana perombakan kabinet. Kalaupun ada reshuffle hal itu ditujukan untuk efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintah.
"Yang terpenting begini, Presiden sudah menunjukkan kepemimpinan beliau, setiap ada perubahan yang dilakukan itu pasti untuk efektivitas dan efisiensi. Kedua, untuk adaptasi terhadap perubahan keadaan," kata Fadjroel kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).
Fadjroel mengungkapkan, pada Selasa 20 April 2021 dirinya bertemu Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu, Kepala Negara sama sekali tidak membicarakan reshuffle kabinet. Hal itu pun telah dikonfirmasi Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung.
Baca juga: Rencana Jokowi Reshuffle Kabinet, PBB Sodorkan Kader Isi Posisi Wamen
"Pada Selasa lalu ketika saya bertemu Presiden sama sekali tidak ada pembicaraan terkait reshuffle kabinet. Kedua, diperkuat oleh pernyataan Mensesneg Pak Praktino, Pak Seskab Pramono Anung bahwa Rabu kemarin tidak ada reshuffle," ungkapnya.
"Yang terpenting begini, Presiden sudah menunjukkan kepemimpinan beliau, setiap ada perubahan yang dilakukan itu pasti untuk efektivitas dan efisiensi. Kedua, untuk adaptasi terhadap perubahan keadaan," kata Fadjroel kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).
Fadjroel mengungkapkan, pada Selasa 20 April 2021 dirinya bertemu Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu, Kepala Negara sama sekali tidak membicarakan reshuffle kabinet. Hal itu pun telah dikonfirmasi Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung.
Baca juga: Rencana Jokowi Reshuffle Kabinet, PBB Sodorkan Kader Isi Posisi Wamen
"Pada Selasa lalu ketika saya bertemu Presiden sama sekali tidak ada pembicaraan terkait reshuffle kabinet. Kedua, diperkuat oleh pernyataan Mensesneg Pak Praktino, Pak Seskab Pramono Anung bahwa Rabu kemarin tidak ada reshuffle," ungkapnya.
Lihat Juga :