Saat Hilang Kontak, KRI Nanggala 402 Dalam Kondisi Siap Tempur

Kamis, 22 April 2021 - 15:08 WIB
loading...
Saat Hilang Kontak,...
KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono menyebut bahwasannya KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Perairan Utara Bali Rabu dini hari kemarin masih layak beroperasi untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL ), Laksamana TNI Yudo Margono menyebut bahwasannya kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Perairan Utara Bali Rabu dini hari kemarin masih layak beroperasi untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Kesiapan itu meliputi seluruh unsur mulai dari material, personel dan syarat-syarat yang berlaku.

"Kapal selam KRI Nanggala-402 ini dalam keadaan siap, baik personel maupun material. Personelnya lengkap, materialnya pun sudah dapat surat kelayakan dari Dislaikmatal," ujar Yudo dalam konferensi persnya Kamis (22/4/2021). Baca juga: Moeldoko Bagikan Cerita Bekerja di KRI Nanggala 402 Sekitar 8 Tahun Lalu

Lebih jauh dijelaskan KSAL, kapal selam pabrikan Jerman Barat itu telah memiliki 15 kali riwayat penembakan torpedo. Dua di antaranya berhasil melumpuhkan target sasaran.

"Kapal ini sudah riwayatnya sudah menembak torpedo kepala latihan 15 kali dan menembak torpedo kepala perang itu dua kali, sasarannya kapal eks KRI dan dua-duanya tenggelam," kata Yudo. Baca juga: KSAL Sebut Cadangan Oksigen di KRI Nanggala-402 Hanya Cukup sampai Lusa

Oleh karena dinilai siap dari berbagai macam segi, kapal selam ini diterjunkan dalam operasi latihan penembakan torpedo. "KRI Nanggala ini dalam kondisi siap tempur. Sehingga kita kirim dan libatkan untuk latihan penembakan torpedo," tegasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
Diplomasi Pelayaran...
Diplomasi Pelayaran Kartika Jala Krida 2026, KRI Bima Suci Lakukan Perjalanan ke 8 Negara
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Catur Politik di Markas...
Catur Politik di Markas Besar TNI AL: Menanti Sang Nakhoda Baru
23 Anggota Marinir Tertimbun...
23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Meninggal Dunia dan 19 Belum Ditemukan
Mutasi TNI, 9 Pati AL...
Mutasi TNI, 9 Pati AL Digeser Jadi Staf Khusus KSAL Ali
KSAL Cup Resmi Dibuka,...
KSAL Cup Resmi Dibuka, Taekwondo Dance Korea Bikin Heboh
Kejuaraan KSAL CUP II...
Kejuaraan KSAL CUP II Internasional Open Taekwondo Championship 2025 Siap Digelar di Bali
5 Negara Asia dengan...
5 Negara Asia dengan Angkatan Laut Terkuat, Indonesia Patut Bangga
Rekomendasi
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Berita Terkini
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved