Riset Indonesia- Jerman, 86 Persen Masyarakat Dukung Larangan Mudik

Kamis, 21 Mei 2020 - 14:19 WIB
loading...
A A A
Ini menjadi hal menarik mengingat mudik telah menjadi ritual sosial masyarakat Indonesia yang selalu dinanti seluruh keluarga diakhir bulan puasa. Selebihnya masyarakat merespon bahwa kebijakan PSBB membuat mereka marah karena tidak bisa melakukan hal-hal yang biasanya mereka lakukan. Baca juga : Survei Online SINDOnews: Larangan Mudik Bisa Efektif Hambat Penyebaran Virus Corona

Peneliti dari FIKOM Universitas Pancasila, Anna Agustina, Ph.D ketika dihubungi SINDOnews memberikan konfirmasi bahwa hasil riset memang menunjukkan adanya sebagian kecil masyarakat yang marah pada kebijakan PSBB dan tidak mudik ini karena mereka tidak bisa melakukan berbagai kegiatan di luar rumah kurang lebih selama 3 bulan hingga bulan Mei ini.

Menurut Mira Rochyadi-Reetz dari Technische Universiteit Ilmenau Jerman, meski di Jerman angka yang positif terjangkit sudah lebih dari 170.000, ia merasa tidak genting krisisnya sementara di Indonesia yang angkanya jauh lebih rendah terasa krisisnya lebih besar. Tentu ini banyak dipengaruhi oleh beberapa hal lain. Dari krisis ini kita belajar bahwa developing countries seperti Indonesia akan selalu lebih rentan terhadap krisis dibanding negara maju. Selain krisis korona kita tentu akan berhadapan dengan krisis lainnya seperti perubahan iklim, maka Indonesia harus belajar lebih banyak dan lebih siap

Perasaan bosan di rumah, dan penumpukan peran setiap individu dalam rumah yang harus dijalankan, padahal setiap peran memiliki tugas dan kewajiban beda-beda, membuat komunikasi dalam rumah terganggu. Sebagai karyawan, sebagai ibu rumah tangga, sebagai ayah dari anak-anak, sebagai direktur perusahaan, semua dilakukan dalam rumah yang pembagian waktu, peran, dan pekerjaannya belum tentu bisa disiplin seperti ketika kita keluar rumah.

Tuntutan pekerjaan yang harus diselesaikan, bersamaan dengan adanya interaksi dengan anak dan keluarga di rumah yang masing-masing memiliki kewajiban, membuat pesan dalam komunikasi yang dilakukan kacau sehingga intensitas emosional meningkat.

Belum lagi ditambah dengan penurunan kegiatan ekonomi yang berimbas pada penurunan pendapatan dan ekonomi keluarga, dan informasi yang didapat masyarakat dari media. "Semua hal ini diterima individu dalam satu waktu dalam konteks yang sama. Sangat dimaklumi jika ada yang akhirnya marah," ujar Anna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Rekomendasi
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Penyakit yang Bikin...
Penyakit yang Bikin Heboh Masyarakat Indonesia Sepanjang 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved