Peluang Partai Islam Satu Poros di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Kuncinya di Anies Baswedan

Selasa, 20 April 2021 - 05:35 WIB
loading...
Peluang Partai Islam...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang digadang-gadang jadi calon presiden pada 2024 mendatang. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Wacana perlunya partai-partai Islam bergabung dalam satu poros untuk menghadapi Pilpres 2024 semakin mengemuka. Terkait itu, Pengamat Politik dari Lembaga Survei Politik Konsepindo Veri Muhlis Ariefuzzaman menilai hal tersebut bisa saja terjadi, meskipun peluangnya cukup berat.

"Poros Partai islam itu mungkin saja terjadi nanti yang selama ini tidak pernah tersepakati dengan baik," ujar Veri saat berbincang dengan MNC Portal, Senin (19/4/2021).

Veri menganalisis, kalaupun nantinya partai-partai islam itu tergabung menjadi satu poros kekuatan, indikasi yang muncul adalah perspektif yang negatif dari publik. Sebab akan menggambarkan politik identitas.

Baca juga: Laga Pilpres 2024, Kepala Daerah vs Menteri Jokowi

"Potensinya kalau poros islam ini ketemu kalaupun nanti akan dibaca dan terkesan buruk sebagai politik golongan, tapi itu tidak bisa ditolak karena demokrasi memungkinkan," ujar mantan aktivis 98 ini.

Veri melihat, suara umat Islam di Indonesia memang cukup banyak tapi selalu terbagi dalam dua basis, yakni basis Islam tradisionalis yang diwakili ormas NU yang wujud partainnya PKB dan PPP. Lalu basis Islam Modernis yang berwujud partainya dalam PAN, PKS dan PBB. Kedua basis tersebut menurutnya sangat berbeda kepentingannya.,

Oleh karena itu, ia pesimistis jika hal tersebut dapat tercapai. Dalam konteks Pilpres 2024, bila nama-nama calon hingga hari ini yang terkuat adalah tokoh dari non partai, peluang menggandeng parpol islam itu bisa saja dilakukan meskipun cukup berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Surat Anies Baswedan...
Surat Anies Baswedan untuk Aktivis Kontras Andrie Yunus: Cepat Sembuh dan Kembali Berjuang!
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Berita Terkini
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Infografis
Jurusan Kuliah dengan...
Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Menjanjikan di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved