HUT ke-69 Kopassus, Ini Kisah Heroik Prajurit Korps Baret Merah di Medan Operasi

Jum'at, 16 April 2021 - 05:37 WIB
loading...
A A A
Pratu Suparlan, Habisi Puluhan Musuh Sendirian

Keberanian dan Kepahlawanan Pratu Suparlan ini berawal saat dia ditugaskan dalam operasi Timor Timur (saat ini Timor Leste) pada 9 Januari 1983. Kala itu, Suparlan yang tergabung dalam unit Nanggala L-II Kopassandha, pimpinan Letnan Poniman Dasuki tengah melakukan patroli di KV 34-34/Komplek Liasidi. Daerah tersebut sangat rawan karena merupakan sarang dari pemberontak Fretilin, sayap militer Timor Timur terlatih karena memiliki pengalaman perang di Angola, Mozambik dan sebagainya sehingga dikenal sangat sadis dan kejam.

Saat sedang berpatroli, tiba-tiba 300-an Fretilin lengkap dengan senapan serbu, GLM, mortir menghadang tim kecil yang tengah berpatroli tersebut. Kontak tembak antara pasukan kecil yang berjumlah 9 orang, terdiri dari 4 Kopassus dan 5 Kostrad dengan ratusan Fretilin pun terjadi. Pertempuran berlangsung tidak seimbang dimana Fretilin berada di ketinggian sedangkan Pratu Suparlan berada di pinggir jurang. Satu persatu anggota pasukan kecil ini gugur dimangsa peluru Fretilin.

HUT ke-69 Kopassus, Ini Kisah Heroik Prajurit Korps Baret Merah di Medan Operasi


Menyadari hal ini, Dantim kemudian memerintahkan pasukan untuk meloloskan diri ke celah bukit. Namun waktu yang tersedia hanya sedikit. Saat itulah, keberanian dan kepahlawanan Pratu Suparlan untuk menyelamatkan teman-temannya kemudian membuang senjatanya dan mengambil senapan mesin milik temannya yang telah gugur. Tanpa gentar sedikitpun, Pratu Suparlan menerjang ke arah musuh.

Saat bersamaan hujan peluru senapan mesin musuh juga mengoyak tubuh Pratu Suparlan, hingga baju lorengnya berubah warna menjadi merah karena darah yang mengalir dari tubuhnya. Bagai banteng ketaton, Pratu Suparlan mengamuk membalas dengan rententan peluru hingga amunisinya habis.

Bukannya roboh, Pratu Suparlan justru menghunus pisau komandonya lalu mengejar musuhnya ke semak belukar hingga berhasil menewaskan 6 pasukan Fretilin. Hingga tiba pada ambang kesanggupannya, Pratu Suparlan terduduk dan tak lagi mampu menggenggam pisau komandonya. Mengetahui prajurit Kopassus tersebut kehabisan daya, pasukan Fretilin mengerumuninya dan memberikan tembakan di lehernya.

HUT ke-69 Kopassus, Ini Kisah Heroik Prajurit Korps Baret Merah di Medan Operasi


Di antara sisa-sisa tenaganya, Pratu Suparlan mencabut pin granat yang diambil dari kantongnya. Sambil berteriak Allahu Akbar, Pratu Suparlan melompat ke arah kerumunan pasukan Fretilin di depannya. Ledakan keras membahana mengiringi robohnya puluhan prajurit komunis bersama seorang prajurit Kopassus bernama Pratu Suparlan. Sang Prajurit Komando itu gugur demi Ibu Pertiwi yang dicintainya.

Sumber:

1. Wikipedia
2. Dinas Sejarah Angkatan Darat
3. Buku Satgas Merah Putih Memburu Perompak Somalia
4. Buku Sintong Panjaitan; Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando
5. Website Kopassus.mil.id
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Rekomendasi
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved