Tangkap Peluang di Era Digital dengan Arah Kebijakan yang Jelas

Rabu, 14 April 2021 - 20:45 WIB
loading...
Tangkap Peluang di Era...
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peluang dan potensi di era digital perlu disikapi dengan arah kebijakan yang jelas dan bisa diterapkan. Tujuannya agar daya saing bangsa terus meningkat.

"Di era ketika komposisi 70 persen penduduk produktif di Indonesia, 25 persennya dari kelompok milenial, yang memiliki karakteristik digital native, peluang yang muncul di era digital harus segera dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat.

Lestari Moerdijat menyampaikan itu saat membuka diskusi daring bertema Peta Jalan Indonesia Digital 2024: Arah dan Kebijakan. Diskusi digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (15/4/2021).

Dalam diskusi yang dimoderatori Staf Khusus Wakil Ketua MPR Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Atang Irawan itu hadir Menkominfo Johnny G Plate, Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan, Komisione Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Mohamad Reza dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Inaya Rakhmani sebagai narasumber.

Hadir juga Founder Data Driven Asia Muhammad Imran, Co-Founder & Komisaris Utama Modal Rakyat Wafa Taftazani , dan Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Pemilih Pemula dan Milenial Lathifa Al Anshori sebagai penanggap.

Menurut Lestari, di era digital banyak sektor yang harus beradaptasi antara lain sektor ekonomi, pendidikan, teknologi, data dan sejumlah sektor lainnya.

Banyaknya sektor yang akan terpengaruh di era digital, kata Rerie, sapaan Lestari, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat yang mampu memanfaatkan. Apalagi, kata dia, merujuk studi Google Temasek potensi ekonomi Indonesia saat ini berada di kisaran 40% dari nilai potensi kawasan ASEAN secara keseluruhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Politisi PDIP: RUU KKS...
Politisi PDIP: RUU KKS untuk Lindungi Hak Sipil dan Demokrasi
Tata Kelola Digital...
Tata Kelola Digital dan Investasi Demokrasi
Mengapa Media Monitoring...
Mengapa Media Monitoring Jadi Kunci dalam Krisis Siber di Era Geopolitik Digital?
Kapuspen TNI: Perang...
Kapuspen TNI: Perang Bergeser ke Ruang Digital untuk Pengaruhi Opini Publik
Media Talk 2026, BSKDN:...
Media Talk 2026, BSKDN: Komunikasi Kebijakan di Era Digital Harus Diperkuat
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rekomendasi
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved