Dugaan Penghilangan Barang Bukti, Politikus Demokrat Bilang Begini ke KPK

loading...
Dugaan Penghilangan Barang Bukti, Politikus Demokrat Bilang Begini ke KPK
Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman angkat bicara mengenai dugaan penghilangan barang bukti saat Komisi Pemberantasan Korupsi geledah PT Jhonlin Baratama. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman angkat bicara mengenai dugaan penghilangan barang bukti saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah PT Jhonlin Baratama. Dia menduga KPK langsung terkenal 'stroke' saat berhadapan dengan pelaku penghilangan barang bukti tersebut.

Baca juga: Dewas Beberkan Kronologi Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas Batangan 1,9 Kg

"Dugaan saya, KPK kena 'stroke' saat berhadapan dengan orang ini. Betul?," kata Benny melalui akun twitter @BennyHarmanID, Sabtu (10/4/2021).

Dia menyebut, jika di era KPK sebelumnya, persitiwa tersebut akan langsung direspon cepat. KPK tidak akan sungkan-sungkan melakukan penangkapan dan penahanan serta ekspos pelaku dengan menggunakan rompi tahanan KPK.

"Geledah PT Jhonlin Haji Islam, KPK duga barbuk dihilangkan. Betulkah, siapa yang menghilangkan? Di era KPK sebelumnya, langsung saja ditahan dan dikenakan rompi baju kebesaran," jelasnya.



Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Pencurian Barang Bukti Emas 1,9 Kg Pegawai KPK

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di kantor PT Jhonlin Baratama pada hari ini Jumat (9/4/2021). Selain di kantor PT Jhonlin, tim penyidik juga menggeledah di Hambalang.

"Jumat (9/04/2021) Tim Penyidik KPK mengagendakan melakukan penggeledahan di 2 lokasi wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru pada Provinsi Kalimantan Selatan," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

"Adapun lokasi yang di tuju yaitu kantor PT Jhonlin Baratama dan sebuah lokasi di kec Hambalang Kab. Kotabaru Kalsel," tambahnya.

Tim penyidik tidak menemukan barang bukti dalam penggeledahan tersebut. KPK mensinyalir barang bukti dihilangkan. "Di dua lokasi tersebut, tidak ditemukan bukti yang dicari oleh KPK karena diduga telah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu," kata Ali.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top