Ketua Komisi X Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk KH Bisri Syansuri
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:58 WIB
loading...
A
A
A
“Mbah Bisri juga dikenal sebagai pelopor pendidikan bagi kaum perempuan di mana beliau adalah kiai pertama yang mendirikan pesantren khusus putri di Indonesia,” katanya.
Alumni Pondok Pesantren Denanyar Jombang ini menilai berbagai kiprah KH Bisri Syansuri baik sebagai salah satu pelopor resolusi jihad, anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), anggota Dewan Konstituante hingga menjadi anggota DPR tidak bisa dilepaskan daripada pendekatan fikih.
Berbagai pandangan keagamaan KH Bisri Syansuri yang mampu memadukan pendekatan tekstual dan konstekstual membuat sosok mbah Bisri diterima banyak kalangan. Menurutnya pendekatan KH Bisri Syansuri tersebut harusnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
“Pendekatan fikih yang mensyaratkan adanya pertimbangan hukum-hukum agama dalam mengonstektualisasi berbagai persoalan di bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam hemat saya saat ini harus dimiliki oleh para pemangku kepentingan di Indonesia baik para pejabat negara, aktivis politik, hingga para pelaku usaha. Hanya dengan jalan demikian, kita akan mampu mengakselerasi pembangunan di Indonesia,” tuturnya.
Alumni Pondok Pesantren Denanyar Jombang ini menilai berbagai kiprah KH Bisri Syansuri baik sebagai salah satu pelopor resolusi jihad, anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), anggota Dewan Konstituante hingga menjadi anggota DPR tidak bisa dilepaskan daripada pendekatan fikih.
Berbagai pandangan keagamaan KH Bisri Syansuri yang mampu memadukan pendekatan tekstual dan konstekstual membuat sosok mbah Bisri diterima banyak kalangan. Menurutnya pendekatan KH Bisri Syansuri tersebut harusnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
“Pendekatan fikih yang mensyaratkan adanya pertimbangan hukum-hukum agama dalam mengonstektualisasi berbagai persoalan di bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam hemat saya saat ini harus dimiliki oleh para pemangku kepentingan di Indonesia baik para pejabat negara, aktivis politik, hingga para pelaku usaha. Hanya dengan jalan demikian, kita akan mampu mengakselerasi pembangunan di Indonesia,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :