Milenial Didorong Perkuat Nasionalisme, Toleransi dan Moderasi Beragama
Jum'at, 09 April 2021 - 11:45 WIB
loading...
Putri Indonesia 2020 Rr Ayu Maulida Putri. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Penyebaran paham radikal intoleran dan terorisme masih sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Buktinya, akhir bulan Maret kemarin, dua aksi terorisme terjadi di Indonesia.
Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penyerangan Mabes Polri menjadi bukti paham-pahamkekerasan itu masih bergentayangan.
Fakta tersebut tak luput dari perhatian Putri Indonesia 2020 Rr Ayu Maulida Putri. Dia menilai aksi terjadi akibat masih adanya paham radikal terorisme.
“Itu sangat menyakitkan. Sebagai generasi muda, kita harus melakukan upaya untuk mencegah hal ini agar tidak membesar. Bahkan, kalau perlu kita hilangkan dari Indonesia,” tutur Ayu saat dinobatkan sebagai anggota kehormatan duta damai dunia maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa 6 April 2021 malam.
Untuk menghilangkan paham kekerasan itu, dia mengajak seluruh bangsa Indonesia, khususnya kaum milenial terus memperkuat nasionalisme, toleransi, dan moderasi beragama.
Dia yakin Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah modal utama bangsa Indonesia untuk menghilangkan radikalisme dan terorisme.
“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah suatu kunci untuk maju berjuang menyingkirkan rintangan dalam rangka menguasai segala bidang untuk kemajuan NKRI. Saya mengajak para milenial untuk terus menjaga semangat NKRI, semangat damai. Apa pun harus kita lakukan untuk memperjuangakan kebhinnekaan dan keutuhan NKRI,” tutur Ayu.Baca juga: “Lone Wolf” dan Transformasi Strategi Teror
Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penyerangan Mabes Polri menjadi bukti paham-pahamkekerasan itu masih bergentayangan.
Fakta tersebut tak luput dari perhatian Putri Indonesia 2020 Rr Ayu Maulida Putri. Dia menilai aksi terjadi akibat masih adanya paham radikal terorisme.
“Itu sangat menyakitkan. Sebagai generasi muda, kita harus melakukan upaya untuk mencegah hal ini agar tidak membesar. Bahkan, kalau perlu kita hilangkan dari Indonesia,” tutur Ayu saat dinobatkan sebagai anggota kehormatan duta damai dunia maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa 6 April 2021 malam.
Untuk menghilangkan paham kekerasan itu, dia mengajak seluruh bangsa Indonesia, khususnya kaum milenial terus memperkuat nasionalisme, toleransi, dan moderasi beragama.
Dia yakin Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah modal utama bangsa Indonesia untuk menghilangkan radikalisme dan terorisme.
“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah suatu kunci untuk maju berjuang menyingkirkan rintangan dalam rangka menguasai segala bidang untuk kemajuan NKRI. Saya mengajak para milenial untuk terus menjaga semangat NKRI, semangat damai. Apa pun harus kita lakukan untuk memperjuangakan kebhinnekaan dan keutuhan NKRI,” tutur Ayu.Baca juga: “Lone Wolf” dan Transformasi Strategi Teror
Lihat Juga :