Milenial Didorong Perkuat Nasionalisme, Toleransi dan Moderasi Beragama
Jum'at, 09 April 2021 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kemajuan teknologi informasi sekarang ini, kata dia, paham radikal intoleran bisa tersebar luas di dunia maya. Bahkan seseorang yang tinggal berjauhan, bisa terpapar melalui dunia maya.
Karena itu, para milenial juga memiliki wawasan dan pengetahuan yang tinggi, terutama menyangkut nasionalisme juga wawasan keagamaan. “Kita sebagai generasi muda harus selalu belajar secara terus menerus tentang perjuangan para pahlawan dan leluhur pendiri bangsa dulu,” lanjutnya.Baca juga: Jokowi Sebut Terorisme Lahir dari Cara Pandang dan Paham yang Salah
Ayu meyakini dengan belajar dari para pahlawan dan leluhur bangsa, akan menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat dan mengakar sehingga tidak akan mudah terpengaruh dengan yang namanya radikalisme. Bila demikian, tidak akan ada yang namanya terorisme dan perpecahan di Bumi Pertiwi.
“Nasionalisme kuat dan rasa toleransi tinggi akan menghindarkan kita dari terorisme. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kita suarakan Indonesia yang damai, Indonesia yang penuh cinta kasih,” tuturnya.
Karena itu, para milenial juga memiliki wawasan dan pengetahuan yang tinggi, terutama menyangkut nasionalisme juga wawasan keagamaan. “Kita sebagai generasi muda harus selalu belajar secara terus menerus tentang perjuangan para pahlawan dan leluhur pendiri bangsa dulu,” lanjutnya.Baca juga: Jokowi Sebut Terorisme Lahir dari Cara Pandang dan Paham yang Salah
Ayu meyakini dengan belajar dari para pahlawan dan leluhur bangsa, akan menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat dan mengakar sehingga tidak akan mudah terpengaruh dengan yang namanya radikalisme. Bila demikian, tidak akan ada yang namanya terorisme dan perpecahan di Bumi Pertiwi.
“Nasionalisme kuat dan rasa toleransi tinggi akan menghindarkan kita dari terorisme. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan dan kita suarakan Indonesia yang damai, Indonesia yang penuh cinta kasih,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :