Tjahjo: Pelamar CPNS Cuma Boleh Daftar 1 Sekolah Kedinasan

loading...
Tjahjo: Pelamar CPNS Cuma Boleh Daftar 1 Sekolah Kedinasan
MenPANRB Tjahjo Kumolo mengingatkan bahwa pelamar CPNS hanya diperbolehkan mendaftar satu sekolah kedinasan. FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
JAKARTA - Sebanyak delapan instansi akan membuka seleksi calon pegawai negeri sipil ( CPNS ) jalur sekolah kedinasan pada 9 April mendatang. Namun begitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengingatkan bahwa pelamar hanya diperbolehkan mendaftar satu sekolah kedinasan.

"Calon pelamar hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan," katanya dalam keterangan persnya, Selasa (6/4/2021).

Delapan instansi yang membuka lowongan yakni Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Catat! Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Daftar Seleksi CPNS Jalur Sekolah Kedinasan

Tjahjo juga mengingatkan agar pelamar mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar seleksi. Di antaranya pas foto, KTP, Kartu Keluarga, ijazah/ Surat Keterangan Lulus, dan dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang dilamar. Sementara informasi terkait syarat-syarat pendaftaran lainnya dapat dilihat pada website masing-masing instansi/sekolah kedinasan atau SSCASN.

"Calon pelamar dapat mempersiapkan diri dan mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar seleksi sekolah kedinasan tahun 2021 mulai dari sekarang," ujarnya.



Tjahjo mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan/percaloan yang kerap muncul saat penerimaan sekolah kedinasan.

Baca juga: Siap-siap! Pendaftaran CPNS Jalur Sekolah Kedinasan Dibuka Tanggal 9 April

"Jangan mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi mahasiswa atau taruna sekolah kedinasan. Proses seleksi dilakukan secara online dan tes dilaksanakan dengan CAT yang dipastikan transparan dan akuntabel," katanya.

(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top