Program Keselamatan 2020 Polri Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Corona
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:48 WIB
loading...
Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal Pol Istiono memberikan arahan kepada awak transportasi bajaj. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Program Keselamatan 2020 yang dilakukan oleh Polri dalam rangka membantu masyarakat, khususnya mitra lalu lintas yang terdampak virus Corona (Covid-19) mendapat apresiasi positif dari awak transportasi. (Baca juga: Polri Luncurkan Program Keselamatan 2020, Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19)
Selain membantu dari sisi ekonomi, program ini juga meningkatkan pengetahuan para awak transportasi mengenai cara menghindarkan diri dari Covid-19. Program ini merupakan arahan langsung dari Presiden kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). (Baca juga: Kakorlantas: 197.000 Pengemudi Terima Bantuan Program Keselamatan Presiden)
Suratmo, sopir bajaj di Gandaria Utara, Kebayoran Baru saat mengikuti Penutupan Pelatihan Program Keselamatan 2020 Polda Metro Jaya di kawasan Cipayung, Jakarta, Senin 18 Mei 2020 mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut.
"Saya merasa beruntung dapat ikut serta program keselamatan Polri. Di samping saya mendapatkan pengetahuan mengenai cara menghindarkan diri dari Covid-19 dan cara mengemudi dengan mengutamakan keselamatan, saya juga dapat bantuan uang tunai melalui bank BRI sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan ke depan. Di saat yang sulit seperti ini saya sangat membutuhkan bantuan itu. Terima kasih Presiden, terima kasih Polri khususnya Korlantas Polri," ujarnya.
Senada, Suntoro, sopir taksi Trans Halim mengatakan program ini sangat berguna bagi para supir. Karena selain dapat meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya Covid-19, juga membantu para sopir yang kini kesulitan dari sisi ekonomi karena berkurangnya pemasukan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini sedang dilakukan di sejumlah wilayah untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Presiden dan kepada bapak-bapak Polisi yang telah memperhatikan nasib kami dan juga sekaligus meningkatkan pengetahuan kami tentang bahaya Covid-19 dan keselamatan dalam berlalu lintas," katanya.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Pol Istiono mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata dan arahan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang selalu menekankan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
Selain membantu dari sisi ekonomi, program ini juga meningkatkan pengetahuan para awak transportasi mengenai cara menghindarkan diri dari Covid-19. Program ini merupakan arahan langsung dari Presiden kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). (Baca juga: Kakorlantas: 197.000 Pengemudi Terima Bantuan Program Keselamatan Presiden)
Suratmo, sopir bajaj di Gandaria Utara, Kebayoran Baru saat mengikuti Penutupan Pelatihan Program Keselamatan 2020 Polda Metro Jaya di kawasan Cipayung, Jakarta, Senin 18 Mei 2020 mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut.
"Saya merasa beruntung dapat ikut serta program keselamatan Polri. Di samping saya mendapatkan pengetahuan mengenai cara menghindarkan diri dari Covid-19 dan cara mengemudi dengan mengutamakan keselamatan, saya juga dapat bantuan uang tunai melalui bank BRI sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan ke depan. Di saat yang sulit seperti ini saya sangat membutuhkan bantuan itu. Terima kasih Presiden, terima kasih Polri khususnya Korlantas Polri," ujarnya.
Senada, Suntoro, sopir taksi Trans Halim mengatakan program ini sangat berguna bagi para supir. Karena selain dapat meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya Covid-19, juga membantu para sopir yang kini kesulitan dari sisi ekonomi karena berkurangnya pemasukan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini sedang dilakukan di sejumlah wilayah untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Presiden dan kepada bapak-bapak Polisi yang telah memperhatikan nasib kami dan juga sekaligus meningkatkan pengetahuan kami tentang bahaya Covid-19 dan keselamatan dalam berlalu lintas," katanya.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Pol Istiono mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata dan arahan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang selalu menekankan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
Lihat Juga :