Pelaku Teror Mabes Polri Diduga Sembuyikan Senpi di Dalam Bagian Tubuh

Kamis, 01 April 2021 - 15:49 WIB
loading...
Pelaku Teror Mabes Polri Diduga Sembuyikan Senpi di Dalam Bagian Tubuh
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menduga bahwa, pelaku teror Mabes Polri, Zakiah Aini,25, menyembunyikan senjata api (senpi) di dalam anggota tubuhnya saat melewati penjagaan petugas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menduga bahwa, pelaku teror Mabes Polri, Zakiah Aini,25, menyembunyikan senjata api (senpi) di dalam anggota tubuhnya saat melewati penjagaan petugas.

Zakiah Aini sendiri disebut melewati pintu belakang Mabes Polri. Ia juga sudah melewati pemeriksaan sebagaimana standar protokol yang belaku. Modusnya adalah ingin mendapatkan pelayanan publik di Polri. "Ya itu yang masih kami dalami karena tersangkanya kan ZA meninggal dunia dia ya, di mungkinkan dia masukan di bagian tubuhnya entah dipinggang atau dimana ya dan itu kenyataan memang lolos dari penjagaan. Ini sedang diaudit masalah pengamanan kami," kata Rusdi di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2021). Baca juga: Pascaaksi Teror, Petugas Jaga Pintu Masuk Mabes Polri Bakal Diperiksa

Terkait hal itu, diakui Rusdi, hal itu yang menjadi salah satu pembahasan dan pendalaman dengan dilakukannya audit proses penjagaan di Mabes Polri mengingat, Zakiah bisa lolos dari penjagaan padahal dia membawa senjata api yang digunakan untuk menyerang polisi di pos utama Gedung Mabes Polri. "Ya ini sedang didalami sampai lolos seperti itu dan sekali lagi itu menjadi bagian audit bagaimana pengamanan di Mabes Polri. Dan juga sekali lagi markas polisi di kewilayahan," ujar Rusdi. Baca juga: Sebelum Beraksi, Penyerang Mabes Polri Sudah Lalui Pemeriksaan

Polri juga bakal memeriksa petugas yang menjaga pintu masuk belakang Gedung Mabes Polri pascaadanya serangan teror pada kemarin sore. "Ya pasti itu diperiksa lebih memperjelas bagaimana ZA bisa masuk dan melaksanakan aksinya di Mabes Polri," ucap Rusdi.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2758 seconds (11.97#12.26)