Atasi Kerusakan Lingkungan, Siti Nurbaya Tekankan Kolaborasi
Selasa, 30 Maret 2021 - 16:15 WIB
loading...
Menteri Siti Nurbaya ketika memberikan sambutan sekaligus membuka rapat kerja tehnis Direktorat Jenderal PKL Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (30/3/2021). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya melihat peluang besar untuk menerapkan model kolaborasi dalam menyelesaikan wicked problems pencemaran, kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.
Baca juga: Semen Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan
Hal ini dikatakan Siti Nurbaya ketika memberikan sambutan sekaligus membuka rapat kerja tehnis Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PKL) Kementerian LHK dengan tema 'Indeks Kualitas Lingkungan Hidup untuk Indonesia Maju' di Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Geber Bauran EBT 50% di 2050, Menteri Siti Nurbaya Dorong Hutan Energi
Menurut Siti, masalah lingkungan yang juga dikenal sebagai disarticulated state, yaitu persoalan yang tidak terdifinisikan dengan jelas, karena didasarkan pada pendekatan tradisional dengan menggunakan pendekatan batas administrasi, geografis dan kewenangan, yang tidak dapat membatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Baca juga: Semen Indonesia Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan
Hal ini dikatakan Siti Nurbaya ketika memberikan sambutan sekaligus membuka rapat kerja tehnis Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PKL) Kementerian LHK dengan tema 'Indeks Kualitas Lingkungan Hidup untuk Indonesia Maju' di Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Geber Bauran EBT 50% di 2050, Menteri Siti Nurbaya Dorong Hutan Energi
Menurut Siti, masalah lingkungan yang juga dikenal sebagai disarticulated state, yaitu persoalan yang tidak terdifinisikan dengan jelas, karena didasarkan pada pendekatan tradisional dengan menggunakan pendekatan batas administrasi, geografis dan kewenangan, yang tidak dapat membatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Lihat Juga :