Ketahanan Kesehatan Terakselerasi di Masa Pandemi

Kamis, 25 Maret 2021 - 16:11 WIB
loading...
Ketahanan Kesehatan...
Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, sebagian besar milestone ketahanan kesehatan telah terakselerasi dan terwujud tahun 2020. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Tak hanya berdampak buruk, pandemi virus Corona (Covid-19) juga memberi hal positif. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, sebagian besar milestone ketahanan kesehatan telah terakselerasi dan terwujud tahun 2020.

Baca juga: Kapolri Ungkap Upaya Jitu Penanganan Pandemi Corona

Di lingkungan Kementerian BUMN, akselerasi itu terlihat dalam program jangka pendek berupa pembentukan holding farmasi dan rumah sakit.

"Untuk jangka menengah, kita tingkatkan kapasitas penelitian dan pengembangan untuk vaksin dan produksi obat obatan domestik," tutur Erick dalam sambutan Webinar Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Masih Pandemi, Tes CPNS 2021 Digelar dengan Prokes Ketat

Lebih jauh Erick menjelaskan, pihaknya juga menyiapkan program jangka panjang bagi ketahanan kesehatan. Kementerian BUMN menyiapkan holding farmasi dan rumah sakit milik negara yang berskala global untuk fokus pada tindakan preventif kesehatan.

"Ada empat tujuan strategis dari ketahanan dan kemandirian kesehatan nasional," ujar Erick.

Keempat tujuan itu adalah menyediakan layanan kesehatan berkualitas, meningkatkan jaringan dan skala, pengembangan kapabilitaa dan inovasi, serta mewujudkan integrasi dan kolaborasi ekosistem kesehatan nasional.

Baca juga: Prokontra Wacana Izin Konser Musik, Budaya dan Olahraga di Tengah Pandemi

Saat ini, program kehatanan dan kemandirian kesehatan telah menjadi program prioritas pemerintah. Bukan hanya saat pandemi, sejak awal periode pemerintahan, Kementerian BUMN langsung menjalankan tugas ganda meningkatkan peran ekonomi dan sosial di bidang ketahanan kesehatan, pangan, dan energi.

Lebih lanjut Erick menjelaskan, khusus terkait pandemi, ekosistem BUMN sangat serius melayani masyarakat. Rumah sakit BUMN yang tersebar di 18 provinsi menyediakan bed khusus Covid 19. Selain itu, pihaknya juga menyediakan 19 laboratorium uji swab dan membuat standarisasi terapi kesembuhan Covid-19.

Dari sisi pencegahan, ekosistem BUMN juga terjun dalam menjalankan program vaksinasi. Selain mendorong ketersediaan, pihaknya juga terus berikhtiar untuk mempercepat dan memperluan cakupan vaksinasi melalui dua jalur, yakni pembentukan sentra vaksinasi, program vaksin gotong-royong, dan program kemandirian vaksin.

Sentra Vaksinasi Bersama, rencananya akan didirikan di lima kota, yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung dan Tangerang. Melalui program ini diharapkan di tiap-tiap titik bisa divaksinasi 5.000 orang per hari.

Sedangkan vaksi gotong royong, kata dia, dijalankan dengan membuka kesempatan bagi perusahaan swasta untuk terlibat. Melalui Kadin, kalangan swasta bisa menggelar vaksinasi gratis untuk karyawan dan keluarganya.

Ditargetkan, program ini bisa menjalankan vaksinasi untuk 10,1 juta orang. "Diharapkan target herd immunity di Indonesia dapat segera tercapai," tutur dia.

Untuk mewujudkan kemandirian vaksin, kata dia, Biofarma telah menyiapkan kapasitas produksi 250 juta dosis per tahun. Dengan hadirnya vaksin merah putih ini, menurut dia, Indonesia tidak lagi bergantung pada vaksin impor.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved