Kapolri Ungkap Upaya Jitu Penanganan Pandemi Corona

loading...
Kapolri Ungkap Upaya Jitu Penanganan Pandemi Corona
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut perlu upaya luar biasa atau Extra Ordinary dalam rangka penanganan Pandemi virus Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut perlu upaya luar biasa atau Extra Ordinary dalam rangka penanganan Pandemi virus Corona (Covid-19) dan mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dewasa ini.

Baca juga: Milad 9 Tahun Berkarya, KHALIFA Canangkan #BangkitBersamaCorona

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menjadi Narasumber dalam acara Webinar Temu Nasional Relawan Jokowi 2021 bertema 'Vaksinasi Sukses Ekonomi Bangkit', Kamis (25/3/2021).

"Perlu dilakukan upaya bersifat Extra Ordinary yang terus dilakukan dalam rangka percepatan penanganan Pandemi Covid-19 dan bagaimana upaya wujudkan pemulihan ekonomi nasional," kata Sigit.

Baca juga: Bersiap Belajar Tatap Muka, Baru 60% Guru di Tangsel Disuntik Vaksin Corona



Sigit menuturkan, Pandemi Corona bukan hanya berdampak pada persoalan kesehatan. Namun, hal itu juga memberikan pukulan bagi perekonomian di Indonesia maupun skala global.

Sebab itu kata Sigit, perlu adanya upaya yang beriringan antara penanganan virus corona dengan pemulihan perekonomian demi mewujudkan masyarakat sejahtera. Hal itu, kata Sigit, yang saat ini difokuskan oleh Pemerintah Indonesia.

"Tentunya Proses kegiatan penanggulangan Covid-19 harus seiring upaya pemulihan nasional," ujar Sigit. Baca juga: Varian Utama Virus Corona Ditemukan pada Hewan Peliharaan untuk Pertama Kalinya

Oleh sebab itu Sigit mengungkapkan, Pemerintah Indonesia memiliki kebijakan rem dan gas. Atau dengan kata lain, bagaimana menjaga keseimbangan antara penanganan pagebluk Corona dengan menjaga stabilitas ekonomi secara nasional.

"Oleh karena itu, Pemerintah kemudian keluarkan strategi biasa dikenal kebijakan rem dan gas, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan penanganan Covid-19 dan disatu sisi pemulihan ekonomi nasional tetep berjalan," tutup Sigit.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top