Soal Kehalalan Vaksin AstraZeneca, Wapres KH Maruf Amin Bilang Begini

Senin, 22 Maret 2021 - 12:19 WIB
loading...
Soal Kehalalan Vaksin...
Wapres KH Maruf Amin. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menanggapi polemik kehalalan vaksin AstraZeneca . Seperti diketahui, MUI sebelumnya menyatakan bahwa kandungan vaksin AstraZeneca haram karena mengandung enzim tripsin dari babi.

"Saya kira yang sekarang dipersoalkan itu seharusnya pada boleh apa tidak boleh. Bukan pada halal atau tidak halal," katanya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Lampung, Senin (22/3/2021).

Dia menekankan bahwa halal ataupun tidak, MUI telah menyatakan boleh. Menurutnya hal ini bukanlah masalah baginya. "Sebab halal atau tidak halal pun, MUI bilang boleh. Apalagi kalau itu memang halal karena menjadi lebih boleh. Jadi itu bukan problem menurut saya karena dia walaupun tidak halal tapi sudah boleh," ungkapnya.

Baca juga: Haram tapi Boleh? Ini Penjelasan KH Cholil Nafis tentang Vaksin Astrazeneca

Terkait keamanan vaksin AstraZeneca, Maruf meminta Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menjelaskannya. Pada kesempatan itu Dante pun menyinggung adanya laporan pengentalan darah pascavaksinasi AstraZeneca.

"Memang ada laporan sehubungan ada pengentalan darah yang meningkat dengan kejadian infeksi di beberapa negara. Itu kejadian 30 dari 5 juta suntikan. Tapi, biarpun dari 5 juta suntikan itu, kalau diukur dari angka kekebalan darah yang meningkat, itu masih lebih kecil dengan tanpa vaksinasi,” paparnya.

Baca juga: AstraZeneca Bantah Adanya Kandungan Babi Dalam Vaksin Covid-19

"Kemudian sudah sidang di WHO dan di EMA itu Badan POM-nya Eropa menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara peningkatan pengentalan darah dengan kegiatan vaksinasi. Vaksin AstraZeneca masih aman digunakan atas keputusan WHO," lanjutnya.

Dante mengatakan bahwa hari ini vaksin AstraZeneca telah mulai didistribusikan ke beberapa daerah. "Soal expired-nya yang 31 Mei 2021, mulai hari ini sudah didistribusikan dan nanti akan kita gunakan di beberapa daerah," pungkasnya.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AstraZeneca Raih Sertifikasi...
AstraZeneca Raih Sertifikasi Best Place to Work 2025
Wapres KH Maruf Amin...
Wapres KH Ma'ruf Amin Tinggalkan Rumah Dinas
Ridwan Kamil Ucapkan...
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi Atas Kepemimpinannya selama 10 Tahun
KSAL Sematkan Brevet...
KSAL Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana kepada Wapres KH Ma'ruf Amin
Wapres Ungkap Komitmen...
Wapres Ungkap Komitmen Pemerintah dalam Perlindungan Ketenagakerjaan
HUT ke-79 TNI AL, Wapres...
HUT ke-79 TNI AL, Wapres Harap Semakin Solid Menjaga Garis Depan Laut Indonesia
AstraZeneca Indonesia...
AstraZeneca Indonesia Sabet Gelar Best Places to Work Ketiga Kalinya
Dukung Dekarbonisasi,...
Dukung Dekarbonisasi, AstraZeneca Luncurkan 500 Kendaraan Listrik untuk Sektor Kesehatan
AstraZeneca Indonesia...
AstraZeneca Indonesia Bersama KemenkoMarves dan Jawa Barat Tekankan Perlindungan Lingkungan dalam Indonesia Sustainability Forum 2024
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved