Tolak Pelonggaran PSBB, Lakukan Tes Masif dan Penelusuran Agresif
Selasa, 19 Mei 2020 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, di Indonesia belum melakukan tes massal yang proporsional, penelusuran (tracing) yang agresif seperti negara-negara lain. Bahkan, mereka sudah jauh lebih lama melakukan lockdown ketimbang Indonesia yang selalu menghindari penerapan kebijakan tersebut. "Kurva Indonesia belum menurun, malahan naik terus. Demikian pula dengan persentase penularan per harinya," singgungnya.
Belum lagi, angka tes Covid-19 di Indonesia masih di bawah rata-rata bila dibandingkan dengan ASEAN. Tingkat tes di Indonesia adalah 628 per 1 juta penduduk. Jauh ketimbang Singapura sebanyak 30.000 per satu juta penduduk dan Malaysia yang mencapai 7.500 per 1 juta penduduk.
Kondisi itu ditambah lagi dengan belum semua provinsi di Indonesia memiliki laboratorium dan tenaga yang siap untuk melakukan tes. Rendahnya rasio pengetesan ini bisa menyulitkan dalam memastikan apakah Indonesia sudah melewati titik puncak pandemik atau belum. "Keputusan untuk melonggarkan tanpa tes yang cukup sama saja menambah beban bagi kapasitas medis lokal maupun pusat." (Baca juga: Parpol Baru Perlu Gaet Tokoh Populer Seperti Gatot Nurmantyo ).
Belum lagi, angka tes Covid-19 di Indonesia masih di bawah rata-rata bila dibandingkan dengan ASEAN. Tingkat tes di Indonesia adalah 628 per 1 juta penduduk. Jauh ketimbang Singapura sebanyak 30.000 per satu juta penduduk dan Malaysia yang mencapai 7.500 per 1 juta penduduk.
Kondisi itu ditambah lagi dengan belum semua provinsi di Indonesia memiliki laboratorium dan tenaga yang siap untuk melakukan tes. Rendahnya rasio pengetesan ini bisa menyulitkan dalam memastikan apakah Indonesia sudah melewati titik puncak pandemik atau belum. "Keputusan untuk melonggarkan tanpa tes yang cukup sama saja menambah beban bagi kapasitas medis lokal maupun pusat." (Baca juga: Parpol Baru Perlu Gaet Tokoh Populer Seperti Gatot Nurmantyo ).
(zik)
Lihat Juga :