Pemerintah Capai Target Pemeriksaan Spesimen Kasus Corona 10.000 Per Hari
Selasa, 19 Mei 2020 - 18:34 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah mencapai target pemeriksaan spesimen untuk temukan kasus positif virus Corona (COVID-19) sebanyak 10.000 per hari. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah mencapai target pemeriksaan spesimen untuk temukan kasus positif virus Corona (COVID-19) sebanyak 10.000 per hari bahkan melebihi. Setelah sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kapasitas uji spesimen sebanyak 10.000 per hari.
Tercatat pada hari ini 19 Mei 2020, pemeriksaan spesimen melebihi target yakni 12.276 spesimen yang diperiksa. Sehingga, jumlah pemeriksaan spesimen virus Corona di Indonesia secara akumulatif sebanyak 202.936 spesimen. (Baca juga: Update Corona Indonesia 19 Mei: 18.496 Positif, 4.467 Sembuh, dan 1.221 Meninggal)
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yaitu 190.660 orang. Data ini berdasarkan dua pemeriksaan melalui real time polymerase chain reaction (RT PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
“Sampai dengan hari ini spesimen yang telah kita periksa 202.936 spesimen. Ini termasuk spesimen yang telah kita periksa dengan real time PCR, maupun dengan tes cepat molekuler,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Dari pemeriksaan 202.936 spesimen tersebut didapatkan hasil positif COVID-19 sebanyak 18.496. “Ada kenaikan kasus positif 486 orang, sehingga total menjadi 18.496 orang,” kata Yuri.
Tercatat pada hari ini 19 Mei 2020, pemeriksaan spesimen melebihi target yakni 12.276 spesimen yang diperiksa. Sehingga, jumlah pemeriksaan spesimen virus Corona di Indonesia secara akumulatif sebanyak 202.936 spesimen. (Baca juga: Update Corona Indonesia 19 Mei: 18.496 Positif, 4.467 Sembuh, dan 1.221 Meninggal)
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yaitu 190.660 orang. Data ini berdasarkan dua pemeriksaan melalui real time polymerase chain reaction (RT PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
“Sampai dengan hari ini spesimen yang telah kita periksa 202.936 spesimen. Ini termasuk spesimen yang telah kita periksa dengan real time PCR, maupun dengan tes cepat molekuler,” ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Dari pemeriksaan 202.936 spesimen tersebut didapatkan hasil positif COVID-19 sebanyak 18.496. “Ada kenaikan kasus positif 486 orang, sehingga total menjadi 18.496 orang,” kata Yuri.
Lihat Juga :