BNPB Gelontorkan Dana Rp114 M Percepat Rehab Pascatsunami Selat Sunda
Sabtu, 20 Maret 2021 - 13:41 WIB
loading...
Hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak Tsunami Selat Sunda 2018 di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Foto/PBD Kabupaten Pesawaran
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan kurang lebih Rp114 miliar untuk percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana tsunami Selat Sunda 2018 di Provinsi Lampung.
Dalam pelaksanaannya, hibah rehab-rekon tersebut terbagi atas dua segmen. Pertama untuk pembangunan rumah dengan total Rp79 miliar lebih yang dibagi atas tiga daerah masing-masing; Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran. Baca juga: BNPB Imbau Masyarakat Waspada Angin Puting Beliung saat Pergantian Musim
Menurut Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Rifai, untuk Kabupaten Lampung Selatan masih dalam proses dengan prosentase 57% dengan target total 524 unit dan Kabupaten Tanggamus sudah berjalan hingga 85% proses pembangunannya dari target 100 unit rumah. “Khusus untuk Kabupaten Pesawaran, Ahamdulillah telah selesai 100%, pembangunan rumah 137 unit,” jelas Rifai dari keterangan yang diterima, Sabtu (20/3/2021). Baca juga: Hotman Paris Usul Pemerintah Ubah Pasal 27 UU ITE dari Pidana ke Perdata
Selanjutnya segmen yang kedua pada Tahun Anggaran (TA) 2019/2020, BNPB juga melaksanakan program hibah rehab-rekon untuk sektor tertentu dengan total anggaran 34 miliar yang terbagi di tiga wilayah masing-masing; Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Khusus Kabupaten Lampung Timur, hibah rehab-rekon senilai kurang lebih Rp10 miliar telah selesai dilaksanakan untuk pembangunan jembatan, pengaman tebing, sistem drainase, tembok pengaman dan pintu air masing-masing satu paket.
Hal yang sama juga telah selesai dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan total anggaran senilai kurang lebih Rp14 miliar untuk pembangunan jalan sebanyak dua paket. Sedangkan untuk Kabupaten Lampung Tengah masih dalam proses dengan total anggaran kurang lebih Rp10 miliar pada TA 2020.
Dalam pelaksanaannya, hibah rehab-rekon tersebut terbagi atas dua segmen. Pertama untuk pembangunan rumah dengan total Rp79 miliar lebih yang dibagi atas tiga daerah masing-masing; Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran. Baca juga: BNPB Imbau Masyarakat Waspada Angin Puting Beliung saat Pergantian Musim
Menurut Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Rifai, untuk Kabupaten Lampung Selatan masih dalam proses dengan prosentase 57% dengan target total 524 unit dan Kabupaten Tanggamus sudah berjalan hingga 85% proses pembangunannya dari target 100 unit rumah. “Khusus untuk Kabupaten Pesawaran, Ahamdulillah telah selesai 100%, pembangunan rumah 137 unit,” jelas Rifai dari keterangan yang diterima, Sabtu (20/3/2021). Baca juga: Hotman Paris Usul Pemerintah Ubah Pasal 27 UU ITE dari Pidana ke Perdata
Selanjutnya segmen yang kedua pada Tahun Anggaran (TA) 2019/2020, BNPB juga melaksanakan program hibah rehab-rekon untuk sektor tertentu dengan total anggaran 34 miliar yang terbagi di tiga wilayah masing-masing; Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Tulang Bawang Barat. Khusus Kabupaten Lampung Timur, hibah rehab-rekon senilai kurang lebih Rp10 miliar telah selesai dilaksanakan untuk pembangunan jembatan, pengaman tebing, sistem drainase, tembok pengaman dan pintu air masing-masing satu paket.
Hal yang sama juga telah selesai dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan total anggaran senilai kurang lebih Rp14 miliar untuk pembangunan jalan sebanyak dua paket. Sedangkan untuk Kabupaten Lampung Tengah masih dalam proses dengan total anggaran kurang lebih Rp10 miliar pada TA 2020.
Lihat Juga :