Masjid Istiqlal Gagas Program Pendidikan Ulama Perempuan
Kamis, 11 Maret 2021 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
“Nah, kita perlu ini supaya menjadi khalifah di muka bumi ini kita perlu mencontoh Tuhan. Allah mengelola bumi ini lebih menonjol sebagai the mother of God daripada the father of God. Kita jangan sampai menjadi khalifah di muka bumi ini over maskulin dalam mengelola alam raya ini. akibatnya apa? Gempa bumi, banjir, longsor, dan sebagainya karena kita maskulin,” kata Nasaruddin.
(Baca: Gerakan 1 Juta Sajadah, Imam Besar Masjid Istiqlal: Pertama dalam Sejarah Indonesia)
Menurut dia, program ini dilatarbelakangi bahwa 80% asmaul husna atau nama-nama Allah adalah feminin. “Nah Quran itu harus dibaca sesuai dengan asmaul husna. Nama-nama Allah itu 99, 80% itu nama-nama feminin. Hanya 20% nama maskulin. Itupun yang terkumpul di halaman Quran, Ar-rahim itu maha penyayang terulang 114 kali, Ar-rahmah 57 kali,” katanya.
(Baca: Gerakan 1 Juta Sajadah, Imam Besar Masjid Istiqlal: Pertama dalam Sejarah Indonesia)
Menurut dia, program ini dilatarbelakangi bahwa 80% asmaul husna atau nama-nama Allah adalah feminin. “Nah Quran itu harus dibaca sesuai dengan asmaul husna. Nama-nama Allah itu 99, 80% itu nama-nama feminin. Hanya 20% nama maskulin. Itupun yang terkumpul di halaman Quran, Ar-rahim itu maha penyayang terulang 114 kali, Ar-rahmah 57 kali,” katanya.
(muh)
Lihat Juga :