Polemik Pilkada Serentak, Penggiat Pemilu Sarankan Ditunda Tahun Depan
Selasa, 19 Mei 2020 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan saling curiga satu sama lain hanya untuk mempertahankan kekuasaan, ini jelas persoalan kepedulian dampak dan risiko jika dilaksanakan saat penyebaran pandemi masih tinggi,” katanya.
Selain itu, legislator asal Papua ini juga mengapresiasi sikap sejumlah calon kepala daerah yang berencana mundur karena pilkada digelar Desember 2020. Itu bentuk kepedulian para calon atas kepentingan rakyat.
“Kalau mereka punya hitung-hitungan mundur karena kepentingan rakyat patut diangkat jempol, mereka memperjuangkan hal-hal yang substansial dan rasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan komisinya akan menggelar rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Rabu (20/5/2020) mendatang. Rapat itu dilakukan guna membahas tahapan pilkada serentak pada Desember 2020 yang dimulai pada 6 Juni mendatang. “Rabu besok kami akan rapat dengan Mendagri dan KPU untuk membahas tahapan itu,” katanya.
Menurut Doli, meskipun DPR sudah memasuki masa reses, Komisi II tetap harus membahas soal dimulainya tahapan pilkada di tengan kondisi pandemi Covid-19 ini. Untuk itu, pihaknya meminta izin rapat di masa reses kepada pimpinan DPR. “Ya karena urgen, kami minta izin ke pimpinan untuk raker walaupun dalam masa reses,” ucap Doli.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini akan melakukan rapat pada Rabu, pukul 14.00 WIB, dilakukan secara terbuka. “Rencananya siang, pukul 14. Terbuka seperti biasa,” katanya.
Selain itu, legislator asal Papua ini juga mengapresiasi sikap sejumlah calon kepala daerah yang berencana mundur karena pilkada digelar Desember 2020. Itu bentuk kepedulian para calon atas kepentingan rakyat.
“Kalau mereka punya hitung-hitungan mundur karena kepentingan rakyat patut diangkat jempol, mereka memperjuangkan hal-hal yang substansial dan rasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan komisinya akan menggelar rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Rabu (20/5/2020) mendatang. Rapat itu dilakukan guna membahas tahapan pilkada serentak pada Desember 2020 yang dimulai pada 6 Juni mendatang. “Rabu besok kami akan rapat dengan Mendagri dan KPU untuk membahas tahapan itu,” katanya.
Menurut Doli, meskipun DPR sudah memasuki masa reses, Komisi II tetap harus membahas soal dimulainya tahapan pilkada di tengan kondisi pandemi Covid-19 ini. Untuk itu, pihaknya meminta izin rapat di masa reses kepada pimpinan DPR. “Ya karena urgen, kami minta izin ke pimpinan untuk raker walaupun dalam masa reses,” ucap Doli.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini akan melakukan rapat pada Rabu, pukul 14.00 WIB, dilakukan secara terbuka. “Rencananya siang, pukul 14. Terbuka seperti biasa,” katanya.
Lihat Juga :