Demokrat Sumut Tolak KLB Ilegal di Deli Serdang
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:30 WIB
loading...
Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Herri Zulkarnain yang membawahi 33 DPC se-provinsi dengan tegas menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang. Foto/iNews
A
A
A
MEDAN - Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat se-Sumatera Utara menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang. Pihaknya menentang keras segela bentuk kegiatan yang merusak kehormatan partai.
“Saya tidak terima Sumatera Utara dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ilegal yang melanggar kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Herri Zulkarnain yang membawahi 33 DPC se-provinsi dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021). Baca juga: Ngotot Kudeta Demokrat, Andi Arief Minta Mahfud MD Tertibkan Moeldoko
Heri sendiri yang menemukan daftar nama tamu di sebuah hotel di Deli Serdang, yang memuat nama-nama mantan kader serta Kepala KSP Moeldoko. Pihak hotel menyatakan bahwa semua kamar hotel sudah dipesan atas nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Akan tetapi Ketua Umum DPP GAMKI, Willem Wandik sudah menegaskan bahwa nama organisasinya dicatut dan GAMKI sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan KLB ilegal ini. Penegasan Heri diamini oleh ketua-ketua DPC Partai Demokrat di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Ketua DPC Demokrat Gunung Sitoli, Herman Jaya Harefa mengatakan menolak tegas pelaksanaan KLB ilegal. Apalagi kegiatan itu dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara.
“Saya tidak terima Sumatera Utara dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ilegal yang melanggar kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Herri Zulkarnain yang membawahi 33 DPC se-provinsi dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021). Baca juga: Ngotot Kudeta Demokrat, Andi Arief Minta Mahfud MD Tertibkan Moeldoko
Heri sendiri yang menemukan daftar nama tamu di sebuah hotel di Deli Serdang, yang memuat nama-nama mantan kader serta Kepala KSP Moeldoko. Pihak hotel menyatakan bahwa semua kamar hotel sudah dipesan atas nama Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Akan tetapi Ketua Umum DPP GAMKI, Willem Wandik sudah menegaskan bahwa nama organisasinya dicatut dan GAMKI sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan KLB ilegal ini. Penegasan Heri diamini oleh ketua-ketua DPC Partai Demokrat di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Ketua DPC Demokrat Gunung Sitoli, Herman Jaya Harefa mengatakan menolak tegas pelaksanaan KLB ilegal. Apalagi kegiatan itu dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara.
Lihat Juga :