Edhy Prabowo Beli 8 Sepeda Seharga Ratusan Juta dari Uang Staf Istrinya

Rabu, 24 Februari 2021 - 16:39 WIB
loading...
Edhy Prabowo Beli 8...
Stafsus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Safri mengungkapkan pernah mendapat perintah untuk membeli sepeda dari uang Ainul Faqih, staf istri Edhy Prabowo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Staf Khusus (Stafsus) mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Safri, sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait perizinan ekspor benih bening (benur) lobster. Safri bersaksi untuk terdakwa Suharjito.

Dalam persidangan, Safri mengaku pernah mendapat perintah dari Edhy Prabowo, melalui sekretaris pribadinya, Amiril Mukminin, untuk membeli delapan sepeda. Delapan unit sepeda itu, akhirnya dibeli Safri menggunakan uang dari Ainul Faqih yang merupakan staf istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi. Baca juga: Stafsus Edhy Prabowo Akui Kecipratan Rp277 Juta dari Eksportir Benih Lobster

"Secara langsung Pak Menteri yang perintah kepada Amiril yang meminta, karena beli sepeda itu susah nyarinya. Terus dia (Amiril) bilang mau beli sepeda pak, 8 biji. Oh ya saya bilang ada nanti ada teman saya yang bisa nyari," ungkap Safri saat bersaksi secara virtual yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021). Baca juga: Stafsus Edhy Prabowo Akui Dititipkan Uang oleh Eksportir Benih Lobster

Jaksa kemudian mengonfirmasi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Safri soal adanya aliran uang dari rekening Ainul Faqih sebesar Rp168,4 juta. Dalam BAP Safri, uang Rp168,4 juta itu digunakan untuk membeli delapan unit sepeda. Di mana, harga 1 unit sepeda yang dibeli Safri sekira Rp14 juta. "Sejumlah Rp168 juta pada Agustus 2020 dari rekening Ainul Faqih digunakan untuk beli delapan unit sepeda seharga Rp14,8 juta per unit," beber Jaksa saat membacakan BAP Safri.

"Atas perintah Edhy Prabowo. Saudara Edhy pada saat itu memerintahkan saya untuk mencari sepeda untuk ditaruh di rumah Widya Chandra. Bahwa sisanya uang sebesar 48 juta saya gunakan untuk membeli satu buah HP Samsung," sambung Jaksa.

Safri pun mengamini pernyataannya tersebut yang tertuang dalam BAP. "Seingat saya seperti itu," singkat Safri kepada Jaksa. Baca juga: Stafsus Edhy Prabowo Diduga Beli Rumah dari Uang Suap Benuh Lobster

Dalam perkara ini, Pemilik sekaligus Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito didakwa telah menyuap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sebesar USD103.000 atau setara Rp1,4 miliar dan Rp706.055.440 (Rp706 juta). Total keseluruhan suap yang diberikan Suharjito untuk Edhy Prabowo tersebut ditaksir mencapai Rp2,1 miliar.

Suap sebesar Rp2,1 miliar tersebut, disebut-sebut untuk mempercepat proses rekomendasi persetujuan pemberian izin budidaya sebagai salah satu syarat pemberian izin ekspor Benih Bening Lobster (BBL) kepada PT. DPPP atau dengan kata lain, suap itu untuk memuluskan PT DPPP memperoleh izin ekspor benih lobster (benur). Uang suap itu disinyalir ditampung Edhy Prabowo melalui rekening orang lain. Salah satu rekening yang diduga menjadi tempat penampungan uang suap Edhy Prabowo yakni milik Ainul Faqih. Ainul Faqih sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Jurnalis Jadi...
Mantan Jurnalis Jadi Staf Khusus Menteri Sakti Wahyu Trenggono
Alam Ganjar Menikmati...
Alam Ganjar Menikmati Udara Pagi Makassar dengan Bersepeda
Edhy Prabowo Ternyata...
Edhy Prabowo Ternyata Sudah Keluar Penjara Sejak 18 Agustus 2023
DPP Partai Perindo Serahkan...
DPP Partai Perindo Serahkan 25 Sepeda kepada DMDI Indonesia
Pamitan kepada Ratusan...
Pamitan kepada Ratusan Pesepeda, Ganjar: Kita Tetap Akan Berjumpa
Ketika Ganjar Ngobrol...
Ketika Ganjar Ngobrol Bareng Bonge Citayam Fashion Week, Ujungnya Minta Sepeda
Tour de Bintan 2026...
Tour de Bintan 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Perkuat Daya Tarik Internasional
Krisis BBM Bayangi Aktivitas...
Krisis BBM Bayangi Aktivitas Harian, Tren Bike to Work Kembali Dilirik?
Di Tengah Isu BBM Naik,...
Di Tengah Isu BBM Naik, Tren Bersepeda Kian Populer
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi...
Dari 1 Juta, 44% Pengungsi Ukraina Ingin Berada di Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved