Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei

Rabu, 24 Februari 2021 - 08:45 WIB
loading...
Partai Gelora dan Partai...
Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei. Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Gelora Indonesia dan Partai Ummat masih belum terlalu dilirik calon pemilih. Kedua partai tersebut masih berada di papan bawah survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis Senin (22/2/2021).

Dalam salah satu bagian surveinya, LSI merilis soal Pilihan Partai Politik. Di kategori Top of Mind Partai Politik, LSI melontarkan pertanyaan "Jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih di antara partai berikut ini?"

Secara spontan, PDIP paling banyak disebut, 20,1 persen. Kemudian Gerindra 11 persen, Golkar 8,3 persen, PKS 6,8 persen, PKB 6,7 persen, Demokrat 4 persen, dan partai lain di bawah 3 persen. Sebanyak 34,2 persen belum menjawab.

Baca juga: Partai Ummat Belum Juga Dideklarasikan, Loyalis Amien Rais Beberkan Penyebabnya


Dua partai baru yakni Partai Gelora Indonesia yang merupakan bentukan sejumlah eks kader PKS ada di urutan 14 dengan 0,1 persen. Sementara, Partai Ummat yang didirikan Amien Rais dan sejumlah eks kader PAN masih di urutan 17 alias paling buncit dengan 0,0 persen.

Pada Simulasi Semi Terbuka dengan menunjukkan daftar 17 partai dan responden boleh menyebutkan nama lain, PDIP meraih 24,5 persen, Gerindra 12, persen, Golkar 10 persen, PKB 9,7 persen, PKS 7,6 persen, Demokrat 5,4 persen. Sementara partai lain di bawah 4 persen. Belum menjawab sebanyak 17,5 persen.

Baca juga: Bocoran Struktur Partai Ummat, Amien Rais Jadi Apa?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved