Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei

loading...
Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei
Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei. Istimewa
JAKARTA - Partai Gelora Indonesia dan Partai Ummat masih belum terlalu dilirik calon pemilih. Kedua partai tersebut masih berada di papan bawah survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis Senin (22/2/2021).

Dalam salah satu bagian surveinya, LSI merilis soal Pilihan Partai Politik. Di kategori Top of Mind Partai Politik, LSI melontarkan pertanyaan "Jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih di antara partai berikut ini?"

Secara spontan, PDIP paling banyak disebut, 20,1 persen. Kemudian Gerindra 11 persen, Golkar 8,3 persen, PKS 6,8 persen, PKB 6,7 persen, Demokrat 4 persen, dan partai lain di bawah 3 persen. Sebanyak 34,2 persen belum menjawab.

Baca juga: Partai Ummat Belum Juga Dideklarasikan, Loyalis Amien Rais Beberkan Penyebabnya


Dua partai baru yakni Partai Gelora Indonesia yang merupakan bentukan sejumlah eks kader PKS ada di urutan 14 dengan 0,1 persen. Sementara, Partai Ummat yang didirikan Amien Rais dan sejumlah eks kader PAN masih di urutan 17 alias paling buncit dengan 0,0 persen.



Pada Simulasi Semi Terbuka dengan menunjukkan daftar 17 partai dan responden boleh menyebutkan nama lain, PDIP meraih 24,5 persen, Gerindra 12, persen, Golkar 10 persen, PKB 9,7 persen, PKS 7,6 persen, Demokrat 5,4 persen. Sementara partai lain di bawah 4 persen. Belum menjawab sebanyak 17,5 persen.

Baca juga: Bocoran Struktur Partai Ummat, Amien Rais Jadi Apa?


Di kategori ini, Gelora yang sudah ikut meramaikan Pilkada 2020, ada di urutan 15 dengan 0,1 persen. Sementara, Partai Ummat yang belum dideklarasikan sampai hari ini tak masuk daftar tersebut.

Survei yang dilakukan LSI menggunakan metode wawancara tatap muka sejak 25-31 Januari 2021. Adapun responden yang disurvei sebanyak 1.200 orang dengan margin of error dari ukuran sample tersebut sebesar sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Kemudian populasi survei seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilu, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat disurvei.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top