Sistem Terintegrasi Dorong Performa Kepelabuhan Indonesia

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:58 WIB
loading...
Sistem Terintegrasi...
Pemerhati kepelabuhan dan pelayaran, Fajar Bagoes Poetranto (tiga dari kiri). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Di masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kuantitas dan kualitas infrastruktur kepelabuhan di seluruh Indonesia terus ditingkatkan.

Dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelabuhan yang baik, diharapkan akan mampu mendongkrak pemasukan bagi perekonomian Indonesia.

Menurut pemerhati pelabuhan dan pelayaran R Fajar Bagoes Poetranto, dari WAM Consultant mengutip dari laporan World Bank 2016, rata-rata biaya logistik Indonesia selama tahun 2004-2011 mencapai 26,44% dari PDB.

Dari total biaya logistik tersebut komponen biaya angkutan memberikan kontribusi terbesar (12,04% dari PDB). Sedangkan komponen biaya administrasi memberikan kontribusi terendah (4,52 dari PDB), dan kontribusi persediaan berada di urutan menengah dengan 9,47% dari PDB.

Besarnya komponen biaya logistik terhadap PDB nasional menunjukkan bahwa kinerja logistik Indonesia masih kurang menggairahkan, sehingga mempengaruhi kondisi perekonomian nasional.

"Laporan Studi Roadmap Maritim 4.0 IPB menunjukkan bahwa biaya logistik yang tinggi terjadi akibat dari biaya transaksi yang muncul dari pelabuhan kontainer. Biaya transaksi tersebut meliputi biaya dokumen, fee administrasi untuk custom clearance dan technical control, fee untuk custom broker, charges untuk terminal handling, dan transportasi darat," tutur Bagoes dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Kamis (18/2/2021).

Menurut Bagoes yang akan menggelar acara webinar nasional UU Cipta Kerja pada Industri Pelabuhan dan Pelayaran Nasional 2021, pada 25 Februari mendatang menyebutkan, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut melansir program ke depan untuk memperbaiki permasalahan tersebut.

Program yang dilaksanakan diantaranya dengan mengoptimalkan peningkatan sistem layanan angkutan laut dalam negeri melalui teknologi informasi seperti sistem inaportnet dan layanan e-ticketing, mengembangkan sistem informasi pelabuhan, penguatan dan integrasi sistem informasi perhubungan laut.

Baca juga: Jokowi di Kalsel: Kalau Tak Mau Kena Banjir Lagi, Segera Rehabilitasi DAS Besar-besaran

Sistem yang telah berjalan adalah aplikasi Informasi Muat Ruang Kapal (IMRK) dan Inapornet untuk memudahkan pelaku usaha dan pemilik barang bisa mengetahui ruang kapal yang tersedia di kapal tol laut sesuai jadwal kapal tol laut.

Kemudian ada Logistic Communication System (ILC) yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi jadwal kapal, posisi tracking kapal, ketersediaan container, shipping order, manifest dan biaya pengiriman, data statistik pengiriman muatan berangkat dan balik, sampai dengan harga jual barang kebutuhan pokok dan penting.

Meski demikian, praktiknya sering kali terjadi kendati sudah online, proses penyandaran kapal di sebuah pelabuhan yang sudah menerapkan Inaportnet tetap memerlukan tatap muka untuk membahas rencana kedatangan kapal dengan melibatkan Syahbandar, karantina dan sebagainya.

Hal ini diperunyam dengan penerapan Indonesia National Single Window, masih dihadapkan pada kenyataan tidak seluruh instansi pemerintah yang terkait dengan proses pengurusan dokumen barang terintegrasi di dalamnya.

Baca juga: Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi: Ini Mampu Kurangi Banjir Secara Drastis

Wam Consultant juga memperhatikan kurangnya integrasi antar instansi keuangan, perdagangan dan perhubungan. Hasilnya platform teknologi informasi yang berada di bawah naungan mereka saling bersaing satu sama lain.

Memperhatikan perkembangan smartport yang tidak saja berkutat persoalan Internet of Things (IoT), green port. Pelabuhan maju dunia seperti China sudah mengarah ke system blochain dan big data. China Merchant Port Grup (CMP) menggandeng Alibaba Grup, membangun platform blockchain untuk mendukung pelabuhan yang lebih efisien, serta meningkatkan pendapatan.

"Kami menggagaskan solusi bagi pelabuhan di Indonesia. Untuk membuat sistem terintegrasi yang memiliki visi meningkatkan efisiensi kinerja pelabuhan yang dikembangkan oleh anak bangsa," kata Bagoes.

Sistem ini dinamakan dengan HIU (Hybrid Integration Utilities). Sesuai dengan situasi pengembangan sistem pelabuhan di Indonesia, penggunaan kata Hybrid Integration melambangkan proses inovasi yang akan dilakukan antara sistem yang existing dengan sistem yang akan dikembangkan.

Pengembangan Terminal Operating System diharapkan dapat mengorganisir Buffer Zone, mempercepat traffic proses Loading dan Discharging, dan menurunkan margin of error.

Selain memajukan inovasi dan juga teknologi dari pelabuhan di Indonesia, kami percaya ini dapat menjadi karya kebanggaan dan menjadi aset vital dalam perekonomian Indonesia.

Tahap pertama yang akan dilakukan dalam pengembangan sistem terintegrasi ini dengan melakukan adaptasi pola operasional. Baik dari pengondisian sumber data dari manual menjadi otomatis, hingga pengembangan sumberdaya yang disesuaikan untuk mengadaptasi digitalisasi data.

Dilanjutkan oleh tahap kedua yang masuk pada tahap implementasi dan integrasi teknologi terhadap sistem operasional pelabuhan.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Samin Tan, Kantor...
Kasus Samin Tan, Kantor Pelabuhan Palangkaraya dan Banjarmasin Digeledah Kejagung
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, AHY Instruksikan Kementerian PU Pantau Infrastruktur
Infrastruktur Fisik...
Infrastruktur Fisik Dikebut, Pembangunan Kesehatan Mental Terlupakan
Dukung Tiket Satu Harga...
Dukung Tiket Satu Harga Lebaran 2026, Gapasdap Minta Pemerintah Lakukan Hal Ini
Kondisi Jalan Pusat...
Kondisi Jalan Pusat dan Daerah Timpang, PDIP Sarankan Semua Dipegang Pusat
Demi Keselamatan dan...
Demi Keselamatan dan Atasi Antrean, Pemerintah Diminta Tambah Fasilitas Sandar Kapal
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved