Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi: Ini Mampu Kurangi Banjir Secara Drastis
Kamis, 18 Februari 2021 - 11:48 WIB
loading...
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Tapin di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (18/2/2021). FOTO/TANGKAPAN LAYAR/SINDOnews/DITA ANGGA
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tapin di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (18/2/2021). Peresmian ini dilakukan Jokowi dalam kunjungan kerjanya ke Kalsel pagi tadi.
"Dan dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim hari ini saya resmikan Bendungan Tapin di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan," ucap Jokowi, Kamis (18/2/2021).
Jokowi mengaku bersyukur bahwa setelah lima tahun pembangunan, bendungan ini akhirnya selesai. Pembangunan bendungan ini menghabiskan anggaran hampir Rp1 triliun.
Baca juga: Bertolak ke Kalimantan Selatan, Jokowi Resmikan Bendungan Tapin
"Alhamdulillah pada pagi hari ini di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bendungan ini dibangun lima tahun yang lalu, 2015 dan telah selesai. Menghabiskan anggaran Rp986 miliar. Hampir 1 triliun,” ungkapnya.
![Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi: Ini Mampu Kurangi Banjir Secara Drastis]()
Jokowi mengatakan, bendungan ini memiliki kapasitas 56,7 juta meter kubik air. Perannya sangat penting dalam pengendalian banjir.
"Dan dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim hari ini saya resmikan Bendungan Tapin di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan," ucap Jokowi, Kamis (18/2/2021).
Jokowi mengaku bersyukur bahwa setelah lima tahun pembangunan, bendungan ini akhirnya selesai. Pembangunan bendungan ini menghabiskan anggaran hampir Rp1 triliun.
Baca juga: Bertolak ke Kalimantan Selatan, Jokowi Resmikan Bendungan Tapin
"Alhamdulillah pada pagi hari ini di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bendungan ini dibangun lima tahun yang lalu, 2015 dan telah selesai. Menghabiskan anggaran Rp986 miliar. Hampir 1 triliun,” ungkapnya.

Jokowi mengatakan, bendungan ini memiliki kapasitas 56,7 juta meter kubik air. Perannya sangat penting dalam pengendalian banjir.
Lihat Juga :