Mahfud MD Bela Din Syamsuddin: Beliau Kritis, Bukan Radikalis
Sabtu, 13 Februari 2021 - 16:44 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah sekelompok orang yang menamakan Gerakan Antiradikalisme Alumnni Institut Teknologi Bandung (ITB) melaporkan Din Syamsuddin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena diduga radikal menjadi polemik.
Berbagai kalangan angkat bicara mengenai laporan tersebut. Tuduhan terhadap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu dinilai sangat tidak berdasar.
Melalui Twitternya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga mengomentari polemik tersebut.
Menurut dia, ada beberapa orang yang mengaku dari ITB menyampaikan masalah Din Syamsuddin kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.
"Pak Tjahjo mendengarkan saja, namanya ada orang minta bicara untuk menyampaikan aspirasi ya didengar. Tapi pemerintah tidak menindaklanjuti apalagi memeroses laporan itu," kata Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu (13/2/2021). Baca juga: Din Syamsuddin Dicap Radikal, Dahnil Anzar Heran: Saya Enggak Habis Pikir
Berbagai kalangan angkat bicara mengenai laporan tersebut. Tuduhan terhadap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu dinilai sangat tidak berdasar.
Melalui Twitternya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga mengomentari polemik tersebut.
Menurut dia, ada beberapa orang yang mengaku dari ITB menyampaikan masalah Din Syamsuddin kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.
"Pak Tjahjo mendengarkan saja, namanya ada orang minta bicara untuk menyampaikan aspirasi ya didengar. Tapi pemerintah tidak menindaklanjuti apalagi memeroses laporan itu," kata Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu (13/2/2021). Baca juga: Din Syamsuddin Dicap Radikal, Dahnil Anzar Heran: Saya Enggak Habis Pikir
Lihat Juga :