Mengudeta Ketua Umum Partai

Kamis, 11 Februari 2021 - 06:10 WIB
loading...
Mengudeta Ketua Umum...
Jamaludin Ghafur (Foto: Istimewa)
A A A
Jamaludin Ghafur
Dosen Hukum Tata Negara dan Anggota Dewan Pakar Pusat Studi Hukum dan Konstitusi (PSHK) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

BELUM lama ini jagat nasional digemparkan dengan berita tentang isu kudeta jabatan salah satu ketua umum partai. Adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sang pemimpin Partai Demokrat, yang menyatakan bahwa ada upaya dari kelompok tertentu untuk mendongkel dan melengserkan dirinya dari jabatan ketua umum.

Biasanya, kudeta kekuasaan atau pengambilalihan kekuasaan secara paksa hanya dikenal dalam sistem politik otoriter. Sementara dalam sistem demokrasi, konflik apa pun, termasuk persoalan pergantian kepemimpinan, akan selalu dilakukan melalui cara-cara damai dan konstitusional.

Sebab, demokrasi yang pada esensinya adalah kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, akan memberikan jaminan bagi berlangsungnya pemerintahan secara tenteram dan damai. Rakyat yang diperintah tidak mungkin mengganggu, memberontak, atau merebut kekuasaan terhadap diri mereka sendiri sebagai yang memerintah. Dalam demokrasi terjadi kemanunggalan antara yang memerintah dan yang diperintah.

Oleh karena itu, kalau hari ini muncul isu adanya upaya kudeta kepemimpinan dalam parpol, maka hal ini menjadi sinyalemen kuat bahwa partai politik di Indonesia kurang atau bahkan tidak dikelola secara demokratis sehingga pemimpinnya tidak memiliki legitimasi yang kuat di mata para anggota dan konstituennya.

Problem Demokratisasi Internal Partai
Penyelenggaraan urusan internal organisasi partai politik (parpol) secara demokratis (intra party-democracy) merupakan sebuah keniscayaan sebab parpol merupakan institusi vital bagi tegaknya demokrasi. Tentu tidaklah masuk akal jika partai politik menuntut kehidupan politik yang demokratis, jika dalam tubuhnya sendiri, nilai-nilai demokrasi tersebut tidak terpraktikkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Rekomendasi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved