Bobrok Asabri-Jiwasraya Terbongkar, Erick Thohir Harus Cepat Perbaiki Tata Kelola BUMN

Selasa, 09 Februari 2021 - 19:08 WIB
loading...
Bobrok Asabri-Jiwasraya...
Menteri BUMN Erick Thohir diminta mempercepat reformasi tata kelola BUMN agar kasus Asabri dan Jiwasraya tidak menjalar ke BUMN lain. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua skandal korupsi di PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) harusnya menjadi pelajaran berharga bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lebih khusus BUMN asuransi. Terkuaknya dua kasus ini harus menjadi momentum bagi reformasi tata kelola perusahaan-perusahaan pelat merah.

"Reformasi tata kelola Asabri dan perusahaan-perusahaan BUMN itu tanggung jawab Menteri BUMN, Pak Erick Thohir. Reformasi itu harus benar-benar dilakukan untuk memperbaiki tata kelolanya. Untuk perbaikan itu Menteri BUMN harus konsultasi juga dengan penegak hukum, Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK," ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan saat dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Senin (8/1/2021) malam.

(Baca: Tak Mau Seperti Jiwasraya, Komisi III Minta Dana Prajurit di Asabri Diselamatkan)

Dia mengakui dalam beberapa kesempatan Erick Thohir memang telah menyambangi para penegak hukum terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan BUMN. Menurut dia, segala hasil koordinasi maupun saran dari penegak hukum harusnya dijalankan secara efektif dan maksimal. Jangan sampai pencegahan korupsi hanya sekadar pernyataan dan tanpa implementasi nyata.

"Jadi harus segera dilakukan reformasi di institusi-institusi BUMN dong. Karena BUMN ini sarang penyamun sejak Orde Baru, sampai juga ada yang sebut itu (BUMN) bancakan parpol. Nah itu yang harus diperbaiki sama Menteri BUMN. Pak Erick kan tidak dari parpol, dia nggak punya beban," ungkapnya.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini menilai, memang upaya pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola sedang dilakukan oleh Erick Thohir sebagai Menteri BUMN di seluruh perusahaan BUMN. Menurut Trimedya, upaya tersebut tidak dapat langsung dirasakan secara serta-merta. Efek dari upaya tersebut baru bisa dirasakan nanti. Tapi sekali lagi kata dia, Erick tidak bisa berpuas diri. Yang paling penting juga, Erick mestinya secara berkala menyampaikan laporan secara transparan atas upaya yang telah dilakukan.

"Menteri BUMN harus terbuka dong, transparan ke publik apa pencegahan korupsi yang dilakukan kemudian bagaimana reformasi tata kelola perusahaan BUMN. Kan ada ratusan itu perusahaan BUMN," ucap Trimedya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Rekomendasi
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved