Andi Mallarangeng Dinilai Manfaatkan Kasus Moledoko untuk Kembalikan Citra Diri

Selasa, 09 Februari 2021 - 14:56 WIB
loading...
Andi Mallarangeng Dinilai...
Terdakwa kasus korupsi proyek pembangunan P3SON, Andi Mallarangeng mendengarkan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/06/2014). FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
A A A
JAKARTA - Organisasi yang menamakan diri KSP Perjuangan, mengaku 'geram' dan jengkel dengan ulah Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD), Andi Mallarangeng karena menyandingkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko dengan Sumanto.

"Memalukan!!! Pernyataan Doktor Andi Mallarangeng di SINDOnews hari Senin, 8/2/2021, yang menyandingkan Moeldoko dengan Sumanto, sebagai kaum terpelajar dengan posisi Sektetaris Majelis Tinggi Partai Demokrat," kata Ketua KSP Perjuangan, Bea Thor Suryadi kepada SINDOnews, Selasa (9/2/2021).

Bea Thor menganggap, apa yang disampaikan Andi karena ia grogi setelah melihat angka Moeldoko yang mulai muncul dari hasil survei, sehingga Andi ingin mengempaskan angka tersebut dengan menyandingkan Moeldoko dengan Sumanto.

Baca juga: Andi Mallarangeng Sandingkan Moeldoko dengan Sumanto, Populer tapi Negatif

Di sisi lain, Bea Thor juga menganggap, mungkin minggu-minggu ini adalah kemunculan kembali Andi di media massa setelah sekian lama dia mendekam di dalam penjara sebagai hukuman atas kasus korupsi Sarana Wisma Atlet.

"Tampilan ini ingin dia memanfaat mengembalikan citra dirinya yang sudah eksis lagi di Partai Demokrat dengan posisi strategis sebagai Sekretaris Majelis," ujarnya.

"Harusnya masyarakat antikorupsi, mencabut status doktor bagi pelaku korupsi dan Dewan Pers melarang mantan napi untuk tampil di media, begitu hukuman sosial bagi maling anggaran untuk rakyat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Berita Terkini
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved