Saleh Daulay: Penanganan Stunting Belum Ada Kemajuan Signifikan

Minggu, 07 Februari 2021 - 20:14 WIB
loading...
Saleh Daulay: Penanganan...
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menilai penanganan stunting (kekerdilan pada anak) di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang signifikan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menilai penanganan stunting (kekerdilan pada anak) di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang signifikan. Meskipun, pemerintah mengklaim sudah ada penurunan angka stunting.

Bahkan, Saleh menyebutkan masalah stunting tidak hanya terjadi di desa tertinggal, tetapi merata di seluruh wilayah Indonesia. "Saya lihat belum ada penambahan signifikan untuk penanganan stunting dan masih pola yang lama saja,” kata Saleh, Minggu (6/2/2021). Baca juga: Stunting Tinggi, Hasto Kritik Kebiasaan Prewedding tapi Tak Pikirkan Kesehatan Pranikah

Sebelumnya, pemerintah mengklaim tingkat prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan hingga berada di angka 27,9% pada 2019, menurun dari sebelumnya 37% pada 2013. Pemerintah pun menargetkan tingkat prevalensi stunting di Indonesia bisa turun menjadi 14% pada 2024. Baca juga: Atasi Stunting, Calon Pengantin Harus Lapor 3 Bulan Sebelum Nikah

Politikus PAN itupun mendesak pemerintah untuk memperjelas arah atau roadmap penanganan stunting di Indonesia. Sejauh ini pihaknya juga belum pernah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang menjadi leading sector dalam menanganan stunting di Indonesia. "Masih sama saja penanganan stunting bagi saya, biasa saja. Karena belum kelihatan arah perubahan yang ada sekarang ini. BKKBN juga belum pernah presentasi secara khusus apa yang mereka lakukan terkait dengan tugas baru mereka ini,” ujar Saleh. Baca juga: BKKBN Bakal Mendata Keluarga Berisiko Lahirkan Bayi Stunting

Menurutnya, BKKBN hanya bisa menuntaskan masalah stunting jika mempunyai strategi yang tepat dan didukung anggaran yang memadahi. Sebab, persoalan stunting sangat berkaitan erat dengan anggaran dan sejumlah tugas BKKBN. "Sebetulnya tergantung dari bagaimana BKKBN mengatur strategi penanganan stunting sekaligus anggaran ada di sana bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” katanya. Dia pun mengusulkan adanya penambahan anggaran BKKBN untuk penanganan stunting karena alokasi anggaran di BKKBN ditetapkan sebelum ditunjuk Presiden sebagai penanggung jawab penanganan stunting. Baca juga: Jokowi Akui Target Penurunan Stunting 14% Bukan Perkara Mudah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Rekomendasi
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Berita Terkini
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved