BKKBN Bakal Mendata Keluarga Berisiko Lahirkan Bayi Stunting

Kamis, 28 Januari 2021 - 11:52 WIB
loading...
BKKBN Bakal Mendata...
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan akan melakukan pendataan terhadap keluarga yang berisiko memiliki bayi stunting. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan jajarannya siap menjalankan tugas yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni menurunkan angka stunting Indonesia menjadi 14% di 2024.

“Oleh karena itu kami laporkan kepada Bapak Presiden bahwa Insya Allah kami BKKBN dan seluruh jajaran siap mengemban amanah baru yang diberikan oleh Bapak Presiden. Kami didukung penyuluh KB yang ada di desa dan juga kader KB yang ada di seluruh wilayah di Indonesia siap untuk menurunkan target penurunan stunting menjadi 14% di tahun 2024,” katanya di Istana Negara, Kamis (28/1/2021). Baca juga: Jokowi Akui Target Penurunan Stunting 14% Bukan Perkara Mudah

Hasto mengatakan, dalam pendataan keluarga yang dilakukan tahun ini juga akan mencatat keluarga yang memiliki risiko tinggi melahirkan anak stunting “Untuk mempercepat target dan sasaran di BKKBN, maka BKKBN berorientasi operasi akar rumput berbasis pada data yang termutakhirkan. Oleh karena itu pada 2021 kami melaksanakan pendataan keluarga yang sekaligus di dalamnya melaksanakan pendataan tentang keluarga yang risiko tinggi melahirkan anak stunting,” tuturnya. Baca juga: 7 Juta Bayi Berpotensi Stunting di 2024, Begini Respons Kepala BKKBN

Sebelumnya, Dukcapil Kemendagri akan memberikan dukungan dalam penyediaan data. Utamanya dalam pendataan keluarga dan penanganan stunting. "Antara lain cakupan zonasinya menjangkau penduduk sampai level desa. Kemudian pendataan ke level mikro sesuai siklus hidup, bekerja sama dengan kepala desa, lurah serta camat," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah.

Zudan mengatakan Dukcapil berbagi pakai data sebanyak 271 juta penduduk by name, by address dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada seluruh kementerian/ lembaga. Utamanya dalam perencanaan pembangunan. “Dengan begitu, Dukcapil bisa membantu mendeteksi keluarga dengan risiko stunting melalui NIK," tuturnya.

Dia menyebut Dukcapil memberikan hak akses kepada BKKBN berupa data yang telah dimutakhirkan. Namun nantinya diperlukan sinkronisasi hasil pendataan dari BKKBN. "Tentu perlu dilakukan sinkronisasi data yang dimiliki Kemendagri dengan hasil pendataan keluarga oleh BKKBN. Kemendagri akan mendukung penuh program BKKBN dalam rangka percepatan penurunan stunting," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Prabowo: MBG Jawaban...
Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved