Bandingkan Era Orba, Kwik Kian Gie: Saya Belum Pernah Setakut Ini Kemukakan Pendapat

Sabtu, 06 Februari 2021 - 21:26 WIB
loading...
Bandingkan Era Orba,...
Ekonom Kwik Kian Gie mengaku saat ini dirinya ketakutan untuk mengungkapkan pendapatnya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Kwik Kian Gie kembali mencurahkan isi hatinya melalui akun twitter @kiangiekwik. Dalam cuitannya, Kwik merasakan ketakutan akan mengemukan pendapatnya. Yang mana dalam cuitanya Kwik menuliskan “Saya belum pernah setakut saat ini mengemukan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis2an, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik2 tajam. Tidak sekalipun ada masalah”.

Baca juga : Hati-hati Jual Beli Smartphone Bekas, Data Pribadi Jadi Taruhannya

Rupanya curhatan Kwik tersebut mendapatkan berbagai respons pro dan kontra dari ribuan follower-nya di jagad media sosial tersebut. Seperti diutarakan oleh akun Vanilla_ice_boy membalas cuitan Kwik dengan berkomentar bahwa ”Zaman Pak Harto medsos aja belum ada, jaman Pak Harto dikampyng saya orang punya TV dan sambungan listrik bisa dihitung, sekarang semua orang menikmati listrik PLN, dan setiap rumah kayaknya punya TV, kalao saya sih mendingan zaman sekarang,” cuitnya. Baca juga: Kebebasan Sipil di Indonesia Alami Kemunduran

Sementara akun RBTH Indonesia membalas cuitan Kwik dengan mempertanyakan apakah di Indonesia sudah tidak bisa berpendapat lagi. ”Apa sekarang di Indonesia sudah tidak bisa berpendapat lagi,” cuitnya melalui akun @RBTHIndonesia. Baca juga: Virtual Police ala Listyo Sigit Tetap Berpeluang Persempit Ruang Ekspresi

Bahkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga ikut berkomentar. ”I m with Pak Kwik” cuitnya.

Baca juga : MMA Gempar! Pendekar Silat Muslim Meng-KO Petarung MMA di Amerika
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Mengenang Kwik Kian...
Mengenang Kwik Kian Gie, Mantan Menperin Saleh Husin: Sosok Pengingat dan Penyeimbang bagi Penguasa
Rekomendasi
WorldSBK Inggris Siap...
WorldSBK Inggris Siap Digelar, Cek Jadwal dan Link Nontonnya di VISION+
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Berita Terkini
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Indonesia-India Kerja...
Indonesia-India Kerja Sama Program Rudal Canggih BrahMos dan Udara ke Udara
Geledah Kafe deClan,...
Geledah Kafe de'Clan, Polri Temukan Brankas Besar di dalam Tembok
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved