Belasan Teroris Digiring dari Makassar ke Jakarta Hari Ini

Kamis, 04 Februari 2021 - 05:02 WIB
loading...
Belasan Teroris Digiring...
Densus 88 Antiteror Polri menyisir lokasi penangkapan terduga teroris di Villa Mutiara Cluster Biru Jl. Boulevard Kel. Bulurokeng Kec. Biringkanaya Kota Makassar, Rabu (6/1/2020). FOTO/DOK.SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
JAKARTA - Detasemen Khusus ( Densus) 88 Antiteror Mabes Polri akan menggiring belasan terduga teroris asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Jakarta, Kamis (4/2/2021). Terduga anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu akan dijemput di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten lalu menjalani pemeriksaan intensif.

"Iya, ada penjemputan teroris Jamaah Ansharut Daulah dari Makassar di Bandara Soetta," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Kamis (4/2/2021).
Baca juga : Ini Ruginya Kalau Pilpres, Pileg, dan Pilkada Digelar Serentak

Ahmad menuturkan, belasan orang yang diduga terafiliasi dengan JAD itu diperkirakan tiba di bandara sekitar pukul 12.00 WIB. Nantinya mereka akan dipindahkan ke tahanan teroris.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Disebut Akan Beraksi di Aceh

"Waktu penangkapan kemarin kan 20 orang. Kemudian dilakukan tindakan. 2 orang sudah meninggal, 1 orang luka, ada 1 (kena) COVID-19. Jadi belum tahu jumlahnya berapa. Yang jelas dari tindakan yang bulan lalu itu, ya antara 16 atau 15 orang kira-kira," ujar Ahmad.
Baca juga : Viral, Pengantin Wanita Izin ke Suami untuk Peluk Mantan Kekasih Terakhir Kali

Seperti diberitakan, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 20 teroris kelompok JAD di Kota Makassar, Sulsel pada Januari 2021 lalu. Dari jumlah itu, 17 di antaranya ditangkap, satu orang mengalami luka tembak, dan dua meninggal dunia akibat melawan petugas.

Ketika itu, Ahmad mengungkapkan, masih ada seorang tersangka teroris yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. "Dari penindakan tersebut, Densus 88 menangkap 20 orang teroris, 17 orang diamankan, 1 orang mengalami luka tembak atas nama I (34). Sementara 2 orang meninggal," ucap Ahmad.

Baca juga: Hampir 2 Minggu di Polda, 18 Orang Terduga Teroris Masih Jadi Terperiksa

Menurut Ahmad, para tersangka melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis barang dan senapan angin jenis PCP. Adapun dua orang tersangka yang meninggal dunia berinisial MRS (46) dan SA (23).

Dalam hal ini, kata Ramadhan, jaringan teror yang diringkus itu tergabung dalam JAD dan telah melakukan baiat kepada khilafah atau ISIS pada 2015 di Pondok Pesantren Aridho, pimpinan Ustaz Basri.

Para tersangka, kata Ramadhan, terlibat dalam aksi pengeboman sebuah gereja di Jolo, FIlipina pada 2019 lalu. Menurutnya, mereka menjadi penyokong dana bagi aksi teror itu.



Bukan hanya itu, kata dia, para tersangka juga turut membantu buronan Andi Baso yang turut beraksi dengan mengebom Gereja Oikumene, Samarinda beberapa tahun lalu.

Berbagai aksi bom itu, diketahui merupakan ulah jaringan teror JAD. Ramadhan menjelaskan, kedua tersangka mulai rutin melakukan latihan menembak sejak tahun lalu. "Mulai bulan Oktober 2020 secara rutin lakukan latihan menembak dan naik gunung (idad)," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Rekomendasi
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved