Banting Setir Menjadi Youtuber, Mantan Guru Ini Mampu Buka Usaha Sewa Bus Wisata
Rabu, 03 Februari 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Wow, YouTube Sedang Uji Fitur Klip Pendek dari Siaran Langsung)
Dari youtuber otomotif, Wahid kini menggeluti bisnis jasa penyewaan bus pariwisata. Dia membeli dua bus bekas eks PO Haryanto. Boleh dibilang, ini sebuah langkah berani mengingat sektor pariwisata tengah ambruk dihajar pandemi Covid-19. Wahid punya alasan kenapa terjun sekarang karena beberapa perusahaan menjual busnya murah.
Perusahaan itu sedang dipusingkan dengan kondisi saat ini. Banyak bus yang tidak berjalan selama hampir satu tahun. Ada yang sudah jalan. Semua belum normal, tetapi angsuran harus tetap jalan. Salah satu jalan keluarnya, jual armada untuk menutup angsuran. Bus Mas Wahid, meskipun bekas, mesinnya sudah diganti baru dan bodi diubah ke model saat ini.
Pada Senin (1/2/2021), Bus itu sudah menjalani trip perdana. Padahal baru diambil pada Jumat minggu lalu. Dua bus itu akan diawaki 6 orang, termasuk teknisi. Wahid pun menerapkan sistem pekerjaan atau tidak, awak bus akan tetap diberikan gaji atau minimal uang stand by. Dia yakin industri pariwisata akan hidup kembali.
“Sudah menggeliat. Orang butuh piknik. Saya terapkan protokol kesehatan secara benar. Saya taruh masker banyak di bus. Kalau ada penumpang yang enggak bawa, silakan ambil. Saya taruh juga hand sanitizer. Mobil saya fogging. Kamia punya alat sendiri. (Bus) kami jemur juga,” katanya.
Saat ditanya apakah akan terjun ke bisnis angkutan penumpang antar kota antar provinsi (AKAP), Wahid menyatakan belum tahu. “Tidak ada yang di depan seperti apa. Kadang manuver saya serba mendadak. Yang penting jalani saja penuh optimis,” pungkasnya,
Dari youtuber otomotif, Wahid kini menggeluti bisnis jasa penyewaan bus pariwisata. Dia membeli dua bus bekas eks PO Haryanto. Boleh dibilang, ini sebuah langkah berani mengingat sektor pariwisata tengah ambruk dihajar pandemi Covid-19. Wahid punya alasan kenapa terjun sekarang karena beberapa perusahaan menjual busnya murah.
Perusahaan itu sedang dipusingkan dengan kondisi saat ini. Banyak bus yang tidak berjalan selama hampir satu tahun. Ada yang sudah jalan. Semua belum normal, tetapi angsuran harus tetap jalan. Salah satu jalan keluarnya, jual armada untuk menutup angsuran. Bus Mas Wahid, meskipun bekas, mesinnya sudah diganti baru dan bodi diubah ke model saat ini.
Pada Senin (1/2/2021), Bus itu sudah menjalani trip perdana. Padahal baru diambil pada Jumat minggu lalu. Dua bus itu akan diawaki 6 orang, termasuk teknisi. Wahid pun menerapkan sistem pekerjaan atau tidak, awak bus akan tetap diberikan gaji atau minimal uang stand by. Dia yakin industri pariwisata akan hidup kembali.
“Sudah menggeliat. Orang butuh piknik. Saya terapkan protokol kesehatan secara benar. Saya taruh masker banyak di bus. Kalau ada penumpang yang enggak bawa, silakan ambil. Saya taruh juga hand sanitizer. Mobil saya fogging. Kamia punya alat sendiri. (Bus) kami jemur juga,” katanya.
Saat ditanya apakah akan terjun ke bisnis angkutan penumpang antar kota antar provinsi (AKAP), Wahid menyatakan belum tahu. “Tidak ada yang di depan seperti apa. Kadang manuver saya serba mendadak. Yang penting jalani saja penuh optimis,” pungkasnya,
(muh)
Lihat Juga :