Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:03 WIB
loading...
Ketua Umum PB PGRI Teguh Sumarno berharap tidak ada lagi kubu-kubuan antar guru. Baik guru ASN, guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), dan guru paruh waktu. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Teguh Sumarno berharap tidak ada lagi kubu-kubuan antar guru. Baik guru ASN, guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), dan guru paruh waktu.
“Sekarang, guru-guru ini berkubu-kubu, ada ASN, P3K, dan guru paruh waktu. Kalau PB PGRI, pengurus provinsi, kota/kabupaten tidak tanggap, maka kubu-kubu ini akan berkepanjangan,” kata Teguh saat sambutan diacara Konferensi Kerja Nasional PGRI 2026 di Jakarta pada Jumat-Sabtu (19-20/6/2026).
Baca juga: Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Teguh menyampaikan bahwa PGRI ini lagi dipecah belah dan diadu domba oleh pihak tertentu. “Apabila kami dari PB PGRI tidak serius, tidak mengantisipsi persoalan tersebut, kalian akan berdosa. Saya berharap tidak ada lagi kubu-kubuan para guru,” tegas Teguh.
“Sekarang, guru-guru ini berkubu-kubu, ada ASN, P3K, dan guru paruh waktu. Kalau PB PGRI, pengurus provinsi, kota/kabupaten tidak tanggap, maka kubu-kubu ini akan berkepanjangan,” kata Teguh saat sambutan diacara Konferensi Kerja Nasional PGRI 2026 di Jakarta pada Jumat-Sabtu (19-20/6/2026).
Baca juga: Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Teguh menyampaikan bahwa PGRI ini lagi dipecah belah dan diadu domba oleh pihak tertentu. “Apabila kami dari PB PGRI tidak serius, tidak mengantisipsi persoalan tersebut, kalian akan berdosa. Saya berharap tidak ada lagi kubu-kubuan para guru,” tegas Teguh.
Lihat Juga :