WNI Dilarang Masuk Saudi, Sapuhi: Keberangkatan Umrah pada Februari Gagal Total

Rabu, 03 Februari 2021 - 14:20 WIB
loading...
WNI Dilarang Masuk Saudi,...
Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi mengatakan jadwal keberangkatan untuk jamaah umrah yang sudah disiapkan pada Februari gagal total. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk melarang sementara 20 negara termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) untuk tidak memasuki wilayahnya per 3 Februari 2021. Hal ini tentunya berdampak pada pelaksanaan ibadah umrah .

Terkait tertundanya jamaah umrah asal Indonesia yang akan berangkat hingga waktu yang tidak ditentukan, Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi), Syam Resfiadi mengatakan jadwal umrah untuk jamaah yang sudah disiapkan untuk Februari gagal total. “Menjawab pertanyaan ada pengumuman dari pemerintah Arab Saudi tadi malam dimana Menteri Dalam Negerinya mengumumkan kalau seluruh warga negara Arab Saudi, maupun warga negara asing dilarang untuk masuk dan keluar sampai waktu yang ditentukan. Ada yang bilang sampai akhir bulan, per 1 Maret, ada yang bilang 14 Hari sejak tanggal 3 (Februari) ini. Dimana tentunya dalam hal ini berkaitan dengan kedatangan para jamaah umrah,” kata Syam dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Rabu (3/2/2021). Baca juga: WNI Dilarang Masuk Saudi, Kemenag: Ini Kebijakan Mutlak, Kita Harus Mengikutinya

Pelarangan ini, kata dia, menyebabkan jadwal yang sudah disiapkan selama 2-3 Minggu ke belakang untuk keberangkatan di Minggu ketiga, keempat Februari ini gagal total dan harus tertunda lagi. Selain itu, kebijakan tersebut mengakibatkan kerugian bagi penyelenggara umrah. “Ini akan mengakibatkan banyak kerugian bagi semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan umrah. Terutama jamaah umrah dimana mereka sudah membayar dan sudah bersiap berangkat tetapi tidak bisa diberangkatkan karena adanya peraturan ini,” katanya. Baca juga: Kedatangan Jamaah Umrah RI Ditangguhkan, Amphuri Hormati Keputusan Saudi

Tidak hanya itu, hal ini juga berdampak kepada semua stakeholders terkait dalam pelaksanaan umrah, baik itu travel, Airlines, hotel, jamaah itu sendiri, transportasi dan segala macam. Untuk itu, pihakya meminta agar para calon jamaah umrah bisa berlapang dada dan sementara waktu tidak mengambil kembali biaya umrah yang sudah dibayarkan. “Ya semoga saja ini semua pihak yang terkait ini berlapang dada dan bisa menerima bahwa ini bukan kemauan kita bersama. Sehingga apa-apa terjadi dan sudah dikeluarkan, biaya-biaya yang ada bisa dipertahankan untuk tidak bisa batalkan,” katanya.

Namun, kata Syam, jika kebijakan larangan masuk Arab Saudi sudah berkepanjangan dana yang sudah dibayarkan bisa diambil oleh para jamaah. “Bahkan, apabila memang berkepanjangan dan jamaah ingin dikembalikan ya pihak-pihak kepada yang terkait termasuk Airlines, Hotel dan segala macamnya bisa mengembalikan dana-dana itu kepada pihak yang bersangkutan terutama pertama jamaah. Include masalah visa umroh itu sendiri dalam sistem yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
3 WNI Ditangkap di Makkah,...
3 WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan-Penggelapan Layanan Haji
Minta Jemaah Tak Risau...
Minta Jemaah Tak Risau Soal Perang Timteng, Wamenhaj: Arab Saudi Jamin Haji Lancar
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Rekomendasi
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
Seluruh Tujuan Perang...
Seluruh Tujuan Perang Israel di Gaza Telah Gagal Total
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved