Jokowi Ingin BKKBN Gunakan Strategi Kekinian Dampingi Masyarakat

Kamis, 28 Januari 2021 - 13:07 WIB
loading...
Jokowi Ingin BKKBN Gunakan...
Presiden Jokowi meminta BKKBN menampilkan strategi komunikasi yang kekinian untuk melakukan pendampingan dan menyosialisasikan program ketahanan keluarga.Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menampilkan strategi komunikasi yang kekinian untuk melakukan pendampingan dan menyosialisasikan program ketahanan keluarga.

Menurut Jokowi, penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh generasi muda baik yang baru berkeluarga maupun yang akan berkeluarga. Ini merupakan dampak dari bonus demografi. Generasi muda berkarakter digital di mana mereka aktif bermedia sosial. Karena itulah, strategi komunikasi BKKBN harus mengikuti perkembangan situasi yang ada. Baca juga: BKKBN Bakal Mendata Keluarga Berisiko Lahirkan Bayi Stunting

"Metode komunikasi BKKBN juga harus berubah, harus berkarakter kekinian, penyampaian informasi gunakan media yang kekinian. Sehingga sampai pesan itu ke sasaran yang kita inginkan," ujar Jokowi saat membuka Rakornas Kemitraan Bangga Kencana 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/1/2021). Baca juga: Jokowi Akui Target Penurunan Stunting 14% Bukan Perkara Mudah

Menurut Jokowi, kelompok binaan BKKBN ke depan adalah keluarga muda yang akrab dengan teknologi informasi dan digitalisasi. Penyuluhan dengan metode komunikasi yang sesuai dengan kondisi komunikan amat sangat diperlukan agar pesannya sampai. "Nanti yang mendominasi adalah keluarga muda, keluarga produktif. Ini yang harus semua kita tahu dan menyiapakn betul sehingga saat Indonesia emas yang muncul adalah keluarga yang sehat, produktif, keluarga yang betul-betul punya kualitas, karena di tangan merekalah nasib bayi yang baru lahir maupun yang akan lahir ke depan," tuturnya. Baca juga: 7 Juta Bayi Berpotensi Stunting di 2024, Begini Respons Kepala BKKBN

Penyuluh KB yang merupakan kepanjangan tangan BKKBN tidak hanya menyampaikan sosialisasi tentang pengendalian penduduk, tetapi juga harus memberi informasi tentang pembangunan ketahanan keluarga, baik dalam urusan kesehatan, ekonomi, pendidikan, pemenuhan gizi, dan lain-lain.

"Apa yang dikerjakan BKKBN sangat strategis bagi masa depan bangsa dan negara kita karena sesungguhnya keluarga adalah tiang negara. Jika setiap keluarga hidup berkualitas, maka Indonesia juga akan berkualitas, Indonesia juga akan sejahtera dan jangan lupa di tengah keluarga sejahtera akan lahir keluarga yang sehat dan cerdas," tutupnya. Fahreza Rizky
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Prabowo: MBG Jawaban...
Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
GENTING Collaboration...
GENTING Collaboration Summit 2025 Teguhkan Sinergi Pentahelix untuk Arah Kebijakan 2026
Pengasuhan 1.000 Hari...
Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved