Vaksinasi Mulai Februari, DPR Ingatkan Tetap Perhatikan Prokes

loading...
Vaksinasi Mulai Februari, DPR Ingatkan Tetap Perhatikan Prokes
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi virus Corona (Covid-19) kepada masyarakat umum akan dimulai pada pertengahan Februari 2021 mendatang. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, vaksinasi virus Corona (Covid-19) kepada masyarakat umum akan dimulai pada pertengahan Februari 2021 mendatang. Hal ini disampaikannya setelah Jokowi mendapatkan suntikan vaksin yang kedua pada hari ini di Istana Kepresidenan.

(Baca juga: Berkembang di Masa Pandemi Melalui Pendampingan)

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad berpandangan, vaksinasi terhadap Presiden ini merupakan contoh kepada masyarakat, bahwa vaksinasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam melawan pandemi Covid-19.

(Baca juga: Kominfo Identifikasi 1.387 Hoaks Selama Pandemi Covid-19)



"Menurut saya apa yang sudah dilakukan pemimpin-pemimpin negara kita ini memberikan contoh bahwa vaksin itu dilakukan dengan niatan untuk mengantisipasi supaya wabah Corona ini tidak lebih jauh meningkat dengan cepat di Indonesia," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

(Baca juga: Pendapatan Layanan Cloud Microsoft Alami Peningkatan 50% karena Pandemik)

Soal masyarakat yang akan divaksinasi pertengahan Februari, Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini melihat, pemerintah juga ingin meyakinkan masyarakat terkait efektivitas vaksin tersebut, dengan memberi jeda satu bulan dari vaksinasi periode pertama pada 13 Januari lalu.



"Jeda waktu penyuntikan pada tanggal 13 Januari sampai dengan Februari itu rakyat bisa melihat, apakah kemudian pemimpin-pemimpin yang disuntik ini ada efek atau tidak terhadap vaksin tersebut," terangnya.

Oleh karena itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini mengingatkan kepada pemerintah guna mengantisipasi pelaksanaan vaksinasi pada pertengahan Februari mendatang, agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kami minta kepada pemerintah untuk melakukan antisipasi antisipasi supaya dalam penyuntikan tersebut tetap dijaga protokol kesehatan jangan samapai ada penumpukan dan kemudian dari sisi pemerataan vaksin juga diperhatikan," pinta legislator Dapil Banten itu.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top