Prokes Diterapkan dengan Baik, Sandiaga Berharap Indonesia Siap Travel Bubble

loading...
Prokes Diterapkan dengan Baik, Sandiaga Berharap Indonesia Siap Travel Bubble
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Kawasan Bintan, untuk melihat kesiapan Indonesia menerapkan travel bubble. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Kawasan Bintan, Kepulauan Riau untuk melihat kesiapan Indonesia dalam menerapkan travel bubble .

(Baca juga: Sandiaga Berharap Karya Parekraf Indonesia Bisa Diapresiasi Dunia)

Didampingi oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi, Sandiaga Uno melihat sejumlah fasilitas beserta penerapan protokol kesehatan (CHSE) di Lagoa Resort. Kunjungannya ke Kepulauan Riau tersebut diungkapkan Sandi menjadi bukti bahwa pariwisata Indonesia telah siap menerapkan travel bubble.

(Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Pastikan Protokol Kesehatan Pariwisata di Batam



"Saya menilai protokol kesehatan yang diterapkan sudah ketat dan disiplin, mulai dari tiba di pelabuhan hingga ke beberapa tempat destinasi wisata yang saya kunjungi seperti Treasure Bay dan sebuah kapal yang disulap menjadi hotel bernama Doulos Phos," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Minggu (24/1/2021).

(Baca juga: Kemenparekraf Gandeng Asprindo Kembangkan Desa Wisata)

Sandiaga mengatakan, hasil kunjungan kerja ini akan menjadi bahan masukan bagi Kemenparekraf, instansi terkait, kementerian dan lembaga, termasuk Satgas Covid-19 dalam perispan Indonesia membuka sektor pariwisata secara limited dengan konsep travel bubble.



Menurut Sandi, Lagoa Resort sudah memiliki infrastruktur yang lengkap. Protokol kesehatan pun telah diterapkan oleh pelaku usaha pariwisata di kawasan Bintan. Dia berharap, kedisiplinan ini bisa membuka lapangan pekerjaan.

"Kita harapkan, lebih dari 5.000 lapangan pekerjaan di sini bisa kita selamatkan dan dapat kita tingkatkan," imbuh Sandi.

Sandi menuturkan bahwa persiapan pembukaan pariwisata di kawasan Bintan kini sudah terlihat. Ada 2.000 unit kamar yang tengah dibangun untuk wisatawan.

Jika ditambah dengan 2.100 kamar yang sudah tersedia, maka akan ada 4.100 kamar yang bisa dimanfaatkan dalam event pariwisata. Misalnya sport tourism, adventure tourism, atau Meetings, Incentivies, Conferencing, Exhibition (MICE).

"Kedepan kita akan terus bersinergi dengan para stakeholder agar Bintan dapat menjadi venue event-event kelas dunia," kata Sandiaga.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top