Puncak Musim Hujan 2021, BMKG: Waspada Potensi Multi Bencana Hidrometeorologi

loading...
Puncak Musim Hujan 2021, BMKG: Waspada Potensi Multi Bencana Hidrometeorologi
BMKG mencatat 94 persen dari 342 zona musim saat ini telah memasuki puncak musim hujan pada 2021 Ini. Seperti yang telah diprediksikan sejak Oktober 2020. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mencatat 94 persen dari 342 zona musim saat ini telah memasuki puncak musim hujan pada 2021 Ini. Seperti yang telah diprediksikan sejak Oktober 2020.

(Baca juga: Aktivitas Gempa Meningkat, BMKG Catat Ada 59 Kali di Awal 2021)

Saat itu disebutkan, puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021, untuk itu perlu diwaspadai terjadinya sejumlah fenomena cuaca ekstrem.

(Baca juga: BMKG Ingatkan Cuaca 7 Hari ke Depan Berbahaya bagi Penerbangan)



"Fenomena tersebut yang pertama adalah yang tidak lazim terjadi setiap tahun. Ini merupakan siklus, antara dua sampai delapan tahun kurang lebihnya," ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Sabtu (23/1/2021).

Disebut sebagai fenomena iklim global La Nina akibat adanya anomali suhu muka air laut di wilayah Samudera Pasifik, bagian tropis, tengah, mendingin.

(Baca juga: BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Banjir Pada Akhir Januari 2021)



"Bahkan relatif lebih dingin dibandingkan dengan suhu muka air laut di wilayah kepulauan Indonesia yang saat ini makin hangat," katanya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top