Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terus Berjalan, Tim DVI Polri Terima 324 Kantong Jenazah
Rabu, 20 Januari 2021 - 11:30 WIB
loading...
Suasana di RS Polri Kramat Jati. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Proses identifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dilakukan Tim Disaster Victim Identification ( DVI ) di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati terus berjalan.
Proses identifikasi jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang dilakukan Tim DVI masih berlangsung. Hingga Rabu (20/1/2021) pukul 09.00 WIB Tim DVI telah menerima 324 kantong jenazah dari petugas SAR gabungan yang melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 .
"Kami telah menerima dan melakukan pemeriksaan sampel DNA sebanyak 438, kemudian body part yang kami terima dari fase I sebanyak 324 kantong," kata Komandan DVI Pusdokkes Polri Hery di RS Polri Kramat Jati, Rabu (20/1/2021).
Baca juga: KNKT Sebut Tim dari Amerika dan Singapura Ikut Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air
Dia menambahkan, pada Rabu ini ada penambahan 14 jenazah kantong jenazah berisi bagian tubuh korban Sriwijaya Air SJ 182 hasil dari pencarian Tim SAR. Bagian tubuh yang diserahkan ke pihak DVI Polri kini berada di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diperiksa.
Proses identifikasi jenazah penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang dilakukan Tim DVI masih berlangsung. Hingga Rabu (20/1/2021) pukul 09.00 WIB Tim DVI telah menerima 324 kantong jenazah dari petugas SAR gabungan yang melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 .
"Kami telah menerima dan melakukan pemeriksaan sampel DNA sebanyak 438, kemudian body part yang kami terima dari fase I sebanyak 324 kantong," kata Komandan DVI Pusdokkes Polri Hery di RS Polri Kramat Jati, Rabu (20/1/2021).
Baca juga: KNKT Sebut Tim dari Amerika dan Singapura Ikut Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air
Dia menambahkan, pada Rabu ini ada penambahan 14 jenazah kantong jenazah berisi bagian tubuh korban Sriwijaya Air SJ 182 hasil dari pencarian Tim SAR. Bagian tubuh yang diserahkan ke pihak DVI Polri kini berada di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diperiksa.
Lihat Juga :