KNKT Sebut Tim dari Amerika dan Singapura Ikut Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:26 WIB
loading...
KNKT Sebut Tim dari...
Petugas gabungan memeriksa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Foto/SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terus menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021. Ketua Sub Komite IK Penerbabgan KNKT Capt Nurcahyo Utomo mengatakan, saat ini tim investigasi dari Amerika telah hadir untuk ikut membantu penyelidikan tersebut.

"Kami sampaikan perkembangan investigasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 pada hari Minggu kemarin, telah hadir bersama KNKT untuk berpartisipasi dalam investigasi tim dari Amerika, terdiri dari 4 dari NTSB (National Transportation Safety Board), 4 dari Boeing, 2 dari FAA, dan satu dari General Electric sebagai pabrik pembuat mesin. Jadi total dari Amerika ada 11 orang," urai Nurcahyo di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Hari ke 11 Kecelakaan Sriwijaya Air, Enam Jenazah Penumpang Kembali Teridentifikasi


Nurcahyo menjelaskan, aturan harus terlibatnya negara perakit dan yang membuat desain pesawat itu terdapat pada ketentuan organisasi penerbangan sipil internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO) Annex 13. "Sesuai aturan itu dimana negara pembuat dan pendesain pesawat berhak berpartisipasi dalam investigasi," tambahnya.

Ia menambahkan, selain Amerika Serikat, negara yang turut terlibat dalam proses investigasi Singapura melalui Transport Safety Investigation Bureau (TSIB). Hal itu sesuai dengan perjanjian kerja sama negara ASEAN.

Baca juga: Tim SAR Temukan 324 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

"Jadi total dari Amerika Serikat sebanyak 11 orang. Hal ini sesuai ketentuan ICAO Annex 13 yakni negara pembuat dan pendesain pesawat berhak berpartisipasi dalam investigasi. Berpartisipasi dalam investigasi juga Singapura sesuai kerja sama negara ASEAN."

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT KAI Sebut Kemenhub...
PT KAI Sebut Kemenhub hingga KNKT Selidiki Penyebab KA Argo Bromo Anggrek Anjlok
KNKT Terjunkan Peralatan...
KNKT Terjunkan Peralatan ROV untuk Cari Titik Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Menhub Pantau Langsung...
Menhub Pantau Langsung Evakuasi KMP Tunu Pratama, KNKT Dikerahkan Investigasi
Diskusi Korlantas Polri...
Diskusi Korlantas Polri Ungkap Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kalangan Remaja Tinggi
KNKT Sebut Kelebihan...
KNKT Sebut Kelebihan Muatan Truk 18 Persen Secara Teknis Masih Bisa Ditoleransi
Siapa Hendry Lie yang...
Siapa Hendry Lie yang Diringkus Kejagung di Soetta? Ini Profil, Kekayaan, dan Proses Hukumnya
Menhub soal Sinyal Hijau...
Menhub soal Sinyal Hijau Sebelum Argo Bromo Tabrak KRL: Masih Didalami
KNKT Ungkap KA Argo...
KNKT Ungkap KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi Sebelum Tabrak KRL
KNKT: Masinis Argo Bromo...
KNKT: Masinis Argo Bromo Sempat Ngerem' 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Berita Terkini
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved