Contoh Buruk Raffi Ahmad, Pemerintah Mesti Lebih Selektif Pilih Influencer

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:58 WIB
loading...
Contoh Buruk Raffi Ahmad,...
Pemerintah diminta selektif memilih influencer agar sosialisasi program vaksinasi tidak malah kontraproduktif. Foto/instgram
A A A
JAKARTA - Dugaan pelanggaran protokol kesehatan acara ulang tahun yang dihadiri pesohor acara Raffi Ahmad menjadi sorotan banyak pihak. Sebab, Raffi Ahmad adalah influencer yang termasuk awal-awal divaksin Covid-19 bersama Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat negara pada Rabu (13/1/2021).

"Menurut saya kasus Raffi Ahmad ini memang menjadi sebuah perbincangan publik hangat di media dan lain-lain karena berkaitan dengan momentum sehari sebelumnya Raffi Ahmad ini bersama Presiden dan jajaran menjadi influencer," ujar pakar Kesehatan Masyarakat dr Hermawan Saputra kepada SINDOnews, Sabtu (16/1/2021).

(Baca: Pesta Ulang Tahun Berbuntut Panjang, Hari-hari Raffi Ahmad Bakal Bolak-balik PN Depok)

Diakuinya bahwa seorang influencer seperti Raffi mampu memberikan edukasi positif terkait Covid-19, termasuk dalam kampanye vaksinasi. "Nah rupanya pada titik inilah menjadi sebuah kegaduhan ketika Raffi baru sehari setelahnya ini tiba-tiba melakukan dan terlibat di dalam keramaian tanpa protokol kesehatan, nah memang ini disayangkan," tuturnya.

Sedangkan mengenai apakah kasus Raffi Ahmad itu perlu dituntut secara hukum, dia menilai perlu ditelaah lebih jauh. "Karena memang di Indonesia ini banyak sekali pelanggaran keramaian yang menyasar berbagai kalangan, tetapi memang tidak cukup kuat dalam penegakan pengawasannya bahkan cenderung subjektif," kata Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Opini Influencer yang...
Opini Influencer yang Tidak Kompeten Dinilai Berbahaya bagi Penegakan Hukum
Influencer Ferry Irwandi...
Influencer Ferry Irwandi Kritik Kejagung, Pakar Hukum: Ada Potensi Membuat Sesat Pikir
Istana Minta Polisi...
Istana Minta Polisi Investigasi Teror ke Influencer yang Kritik Pemerintah
Sejumlah Influencer...
Sejumlah Influencer Diteror, Prabowo Prihatin
Sidang Dakwaan Nadiem...
Sidang Dakwaan Nadiem Dihadiri Dj Donny, Salim Dower, Mira Lesmana, hingga Riri Riza
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved