EUA Vaksin Corona Dirilis, Pemerintah Perlu Yakinkan Masyarakat
Selasa, 12 Januari 2021 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
"Sekalipun demikian, DPR akan mengawasi proses vaksinasi agar dapat terlaksana sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat," sambungnya.
Untuk itu, legislator dapil Lampung ini mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga terkait dan juga pemerintah daerah (pemda) dalam merealisasikan kelancaran program vaksinasi Corona.
"Kita harapkan agar Kementerian Kesehatan pro-aktif dalam mengawal agar standar mutu, SOP dan koordinasi dengan Pemda serta lembaga-lembaga terkait bisa berjalan sesuai harapan. Kualitas vaksin harus di jaga, edukasi kepada tenaga medis perlu di tingkatkan dalam hal agar dapat mengedukasi kembali masyarakat saat di suntik," tegas Azis.
Mengenai KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, Pimpinan DPR yang membidangi Politik dan Keamanan ini mendesak agar Kemenkes dan kementerian/lembaga (K/L) terkait tidak lamban dalam menjelaskan kepada masyarkat. Hal ini di rasa perlu dalam membentuk keyakinan dan kesiapan mental masyarakat. Hal ini berlaku baik untuk vaksin Sinovac maupun merek lain kelak.
"Namanya juga situasi darurat, jadi pasti banyak pertanyaan. Maka koordinasi antara kementeriaan dengan mitra-mitra terkait perlu cepat dan tepat mengedukasi masyarakat. Hal ini sangat wajar, dan perlu kreatifitas extra dalam mensosialisasikan vaksin berserta efek sampingnya. Kelak saat vaksin merek lain pun sudah ada, hal sama perlu di lakukan," pungkasnya.
Untuk itu, legislator dapil Lampung ini mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga terkait dan juga pemerintah daerah (pemda) dalam merealisasikan kelancaran program vaksinasi Corona.
"Kita harapkan agar Kementerian Kesehatan pro-aktif dalam mengawal agar standar mutu, SOP dan koordinasi dengan Pemda serta lembaga-lembaga terkait bisa berjalan sesuai harapan. Kualitas vaksin harus di jaga, edukasi kepada tenaga medis perlu di tingkatkan dalam hal agar dapat mengedukasi kembali masyarakat saat di suntik," tegas Azis.
Mengenai KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, Pimpinan DPR yang membidangi Politik dan Keamanan ini mendesak agar Kemenkes dan kementerian/lembaga (K/L) terkait tidak lamban dalam menjelaskan kepada masyarkat. Hal ini di rasa perlu dalam membentuk keyakinan dan kesiapan mental masyarakat. Hal ini berlaku baik untuk vaksin Sinovac maupun merek lain kelak.
"Namanya juga situasi darurat, jadi pasti banyak pertanyaan. Maka koordinasi antara kementeriaan dengan mitra-mitra terkait perlu cepat dan tepat mengedukasi masyarakat. Hal ini sangat wajar, dan perlu kreatifitas extra dalam mensosialisasikan vaksin berserta efek sampingnya. Kelak saat vaksin merek lain pun sudah ada, hal sama perlu di lakukan," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :