EUA Vaksin Corona Dirilis, Pemerintah Perlu Yakinkan Masyarakat

Selasa, 12 Januari 2021 - 13:57 WIB
loading...
EUA Vaksin Corona Dirilis,...
BPOM telah merilis emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dan sertifikasi halal oleh MUI terkait penggunaan vaksin Corona Sinovac. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyoroti langkah cepat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang telah merilis emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dan sertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penggunaan vaksin Corona (Covid-19) produksi Sinovac Biotech Ltd asal China.

(Baca juga: Gegara Virus Corona, Laga Villa vs Tottenham Terpaksa Ditunda)

Pemberian izin ini dikeluarkan tepat dua hari menjelang rencana dimulainya vaksinasi nasional. "Kita apresiasi langkah cepat dan jujur dari BPOM dan MUI dalam mengeluarkan izin darurat penggunaan vaksin Sinovac," kata Azis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

(Baca juga: Kasus Corona Bertambah 8.692, Berikut Sebaran Kasus di 34 Provinsi)

"Dengan efikasi 65,3 persen sudah sesuai dengan persyaratan WHO, sehingga logis untuk memulai vaksinasi sesuai dengan tahapan-tahapan yang di rencanakan. Bismillah, semoga bermanfaat bagi bangsa," tambahnya.

(Baca juga: BPOM Ungkap Efek Samping Vaksin Corona Sinovac 0,1 Sampai 1%)

Menurut politikus Partai Golkar ini, tidak mudah mempersiapkan izin untuk hal krusial seperti ini, jadi kerja keras BPOM dalam waktu singkat untuk melakukan penelitian secara seksama terkait vaksin Corona ini perli diapresiasi. Dan tentu saja DPR akan terus mengawasi proses vaksinasi.

"Sekalipun demikian, DPR akan mengawasi proses vaksinasi agar dapat terlaksana sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat," sambungnya.

Untuk itu, legislator dapil Lampung ini mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga terkait dan juga pemerintah daerah (pemda) dalam merealisasikan kelancaran program vaksinasi Corona.

"Kita harapkan agar Kementerian Kesehatan pro-aktif dalam mengawal agar standar mutu, SOP dan koordinasi dengan Pemda serta lembaga-lembaga terkait bisa berjalan sesuai harapan. Kualitas vaksin harus di jaga, edukasi kepada tenaga medis perlu di tingkatkan dalam hal agar dapat mengedukasi kembali masyarakat saat di suntik," tegas Azis.

Mengenai KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, Pimpinan DPR yang membidangi Politik dan Keamanan ini mendesak agar Kemenkes dan kementerian/lembaga (K/L) terkait tidak lamban dalam menjelaskan kepada masyarkat. Hal ini di rasa perlu dalam membentuk keyakinan dan kesiapan mental masyarakat. Hal ini berlaku baik untuk vaksin Sinovac maupun merek lain kelak.

"Namanya juga situasi darurat, jadi pasti banyak pertanyaan. Maka koordinasi antara kementeriaan dengan mitra-mitra terkait perlu cepat dan tepat mengedukasi masyarakat. Hal ini sangat wajar, dan perlu kreatifitas extra dalam mensosialisasikan vaksin berserta efek sampingnya. Kelak saat vaksin merek lain pun sudah ada, hal sama perlu di lakukan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved