Membaca Peluang Ridwan Kamil-Nurdin Abdullah di Pilpres 2024

Minggu, 10 Januari 2021 - 20:01 WIB
loading...
Membaca Peluang Ridwan...
Dua kepala daerah yang acapkali masuk nominasi kandidat Pilpres 2024 di berbagai lembaga survei belakangan ini Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beberapa pemilihan presiden dan wakil presiden ( pilpres ) terdapat pasangan calon yang mencerminkan representasi Jawa atau Indonesia bagian barat dengan timur. Bahkan, pasangan yang merepresentasikan dua wilayah itu di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) maupun Joko Widodo (Jokowi)-JK memenangkan kontestasi pilpres.

Terkait hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengakui tren ketokohan nasional dari wilayah timur masih cukup kuat dan cukup baik dalam regenerasi. Hanya saja, lanjut dia, belum terbaca siapa yang akan digadang untuk kontestasi Pilpres 2024 pasca JK. (Baca juga: Representasi Barat-Timur, Duet Ganjar Pranowo-Nurdin Abdullah Dinilai Potensial)

"Tetapi sekurangnya jauh lebih mudah menemukan tokoh timur dibanding barat yang didominasi Jawa, juga tengah yang belum mengemuka," ujar Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Minggu (10/1/2021).

(Baca Juga : PKS Calonkan Kader Sendiri di Pilpres 2024, Mungkinkah? )

Menurut dia, Pilpres 2024 masih memungkinkan adanya paduan Indonesia Timur, hal ini untuk mengambil ceruk pemilih yang besar. Terlebih, lanjut dia, di kabinet juga masih bertahan tokoh-tokoh timur yang bisa menjadi pemantik popularitas dan elektabilitas.

"Bahkan berkaca dari kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, suara dari Indonesia timur cukup besar berkontribusi," tuturnya.

Sekadar diketahui, dua kepala daerah yang acapkali masuk nominasi kandidat Pilpres 2024 di berbagai lembaga survei belakangan ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah . Seperti apa peluang Ridwan Kamil (RK)-Nurdin Abdullah di Pilpres 2024 mendatang? (Baca juga: Diduetkan di 2024, Ganjar-Risma Disebut Korban Eksperimen Politik Netizen)

"Komposisi itu akan sulit bahkan sejak kontestasi keterusungan, RK sendiri bukan tokoh politik berpengaruh, meskipun secara personal ia punya modal popularitas. Menghitung kalkulasi tokoh yang akan maju, dimulai dari kader parpol, dan barat dalam definisi ini masih didominasi suku Jawa, RK sendiri bukan," pungkas Dedi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Prabowo Dinilai Belum...
Prabowo Dinilai Belum Punya Penantang Sepadan di Pilpres 2029
PAN Pastikan Bakal Dukung...
PAN Pastikan Bakal Dukung Prabowo pada Pilpres 2029
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved